Lenovo Yoga Book Pro 3D Concept Menampilkan Layar OLED Ganda dan 3D Tanpa Kacamata

Konsep Lenovo Yoga Book Pro 3D. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Pada acara MWC 2026 yang baru saja diadakan, Lenovo mengungkapkan Yoga Book Pro 3D Concept, laptop baru yang dirancang untuk para kreator yang bekerja dengan konten tiga dimensi. Perusahaan mengatakan minat pada alat pembuatan 3D meningkat seiring semakin banyak industri yang mengadopsi pengalaman digital interaktif di lingkungan konsumen dan perusahaan.

Dikutip dari Gizmochina, Sabtu (14/3/2026), tren ini juga mendorong permintaan untuk tampilan 3D tanpa kacamata, pasar yang menurut analis akan berkembang pesat dan berpotensi tiga kali lipat antara tahun 2025 dan 2032. Pada saat yang sama, kecerdasan buatan menjadi alat umum dalam alur kerja kreatif, membantu mengotomatiskan tugas-tugas seperti rendering, pengeditan, dan pembuatan aset.

Yoga Book Pro 3D Concept berfokus pada memungkinkan para kreator untuk bekerja dengan visual 3D langsung di laptop tanpa memerlukan perangkat keras tambahan. Fitur utamanya adalah layar 3D tanpa kacamata yang memungkinkan pengguna untuk melihat kedalaman dan detail spasial di layar tanpa mengenakan kacamata khusus. Hal ini memungkinkan untuk memeriksa bentuk dan menyesuaikan model 3D langsung dari laptop.

Perangkat ini menggunakan dua layar OLED Lenovo PureSight Pro Tandem. Menurut Lenovo, layar ini dirancang untuk menangani antarmuka kompleks yang biasanya ditemukan dalam perangkat lunak desain 3D. Tata letak layar ganda juga menyediakan lebih banyak ruang kerja untuk garis waktu, alat pengeditan, dan jendela pratinjau yang umum digunakan selama pekerjaan desain atau animasi.

Lenovo juga telah menambahkan alat berbasis AI yang dimaksudkan untuk menyederhanakan proses pembuatan konten 3D. Layar atas mendukung fitur konversi 2D ke 3D yang didukung oleh perangkat lunak AI Lenovo. Pengguna dapat mengimpor gambar datar dan mengubahnya menjadi model tiga dimensi yang kemudian dapat diedit lebih lanjut. Sistem ini juga dapat menghasilkan lingkungan sekitar berdasarkan perintah, memungkinkan objek ditempatkan di dalam adegan untuk visualisasi cepat.

Fitur lain yang disertakan dalam perangkat konsep ini adalah kontrol gestur. Kamera RGB melacak gerakan tangan dan memungkinkan interaksi tanpa sentuhan. Pengguna dapat memutar objek, memperbesar, dan memanipulasi model menggunakan gestur tangan di depan laptop.

Lenovo belum mengkonfirmasi rencana apa pun untuk mengubah Yoga Book Pro 3D Concept menjadi produk komersial. Perangkat seperti ini sering digunakan untuk mendemonstrasikan teknologi baru daripada rencana ritel langsung. Layar 3D tanpa kacamata, konversi 2D ke 3D bertenaga AI, dan kontrol gestur menunjukkan apa yang sedang dieksplorasi Lenovo untuk laptop kreatif masa depan. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar