Leher hingga Lutut: 7 Bahan Dapur Ini untuk Meredakan Nyeri

Bahan pereda nyeri alami dari dapur Anda. (Foto: Adobe Stock)

Sukoharjonews.com – Lelah merasakan nyeri di tubuh Anda? Cobalah bahan pereda nyeri alami ini untuk meredakan nyeri di tubuh Anda.

Sering kali ketika kita merasakan nyeri di bagian tubuh mana pun, kita langsung minum pil untuk meredakannya secara instan. Meskipun mengonsumsi obat pereda nyeri yang diresepkan dokter mungkin bermanfaat, pernahkah Anda mencoba beberapa pengobatan rumahan untuk mengatasi nyeri dari dapur Anda sendiri?

Dikutip dari Healthshots, Kamis (27/11/2025), terkadang, pengobatan alami dapat memberikan keajaiban dan menghindarkan kita dari mengonsumsi antibiotik yang masih dapat menimbulkan efek samping dalam jangka panjang. Bahan-bahan dapur Anda dapat menjadi penyelamat saat melawan nyeri di bagian tubuh mana pun.

Health Shots menghubungi ahli gizi dan pendidik gaya hidup Karishma Chawla untuk mengetahui beberapa bahan pereda nyeri alami dari dapur Anda.

Cobalah bahan pereda nyeri alami ini
Anda pasti bertanya-tanya apa bahan di dapur Anda yang begitu efektif sehingga dapat membantu mengurangi nyeri. Mari kita bahas!

1. Jahe
Pakar tersebut melanjutkan dengan menjelaskan bahwa jahe adalah salah satu obat alami favoritnya yang digunakan untuk meredakan nyeri. Jahe berfungsi sebagai agen anti-inflamasi yang membantu mengurangi peradangan secara keseluruhan dalam tubuh dan dengan demikian meredakan nyeri. Jahe juga mengobati mual dan mabuk perjalanan, meningkatkan kekebalan tubuh, dan mendorong pertumbuhan sel. Jahe juga telah digunakan untuk sakit gigi dan nyeri sendi. Mengenai kesehatan usus, jahe membantu motilitas dan sembelit sehingga membantu meredakan nyeri. Jahe juga memblokir reseptor serotonin di usus dan menenangkan saluran pencernaan.

2. Kunyit
“India telah banyak menggunakan ramuan obat untuk menyembuhkan tubuh dan kunyit terkenal dapat menyembuhkan berbagai masalah kesehatan. Bahan utama yang ditemukan dalam kunyit adalah Curcuma yang memiliki kualitas pereda nyeri. Sebagai makanan anti-inflamasi, kunyit membantu mengobati rheumatoid arthritis, peradangan pasca operasi, penyakit Crohn, kolitis ulseratif, sindrom iritasi usus besar, dan tukak lambung. Kunyit juga membantu meningkatkan fungsi hati dan menurunkan kolesterol,” ujar pakar tersebut.

3. Ceri Asam
Sebagai sumber fitonutrien, asam organik, dan beragam karotenoid, ceri memiliki kandungan antioksidan, kalium, vitamin C, dan melatonin yang tinggi. Mengonsumsi ceri dapat membantu mengendalikan rasa sakit, serta meredakan sakit kepala dan nyeri sendi. Sarinya juga dapat dikonsumsi untuk tidur lebih nyenyak di malam hari.

4. Biji Jintan
“Biji jintan membantu melancarkan pencernaan dan mengurangi rasa sakit akibat gangguan pencernaan, kembung, dan perut kembung. Bahkan, biji jintan cocok dijadikan teh bagi penderita SIBO (Pertumbuhan Bakteri Usus Kecil Berlebih),” ujar sang ahli.

5. Minyak Peppermint
Minyak peppermint adalah pereda nyeri yang ampuh bagi penderita sindrom iritasi usus besar. Namun, Anda dapat menghindarinya jika refluks asam juga menjadi masalah.

6. Minyak Oregano
Minyak oregano adalah agen antimikroba. Minyak ini merupakan suplemen luar biasa yang ampuh untuk mengatasi masalah pencernaan dan karenanya meredakan rasa sakit akibat kembung, kram, dan masalah lambung. Minyak esensial lavender mendorong pertumbuhan bakteri baik dan mencegah strain yang berpotensi berbahaya.

7. Minyak esensial lavender
Minyak esensial lavender membantu meredakan nyeri secara alami. Banyak orang menggunakan minyak lavender untuk meredakan nyeri, tidur lebih nyenyak, dan meredakan gejala kecemasan. Menghirup minyak esensial lavender juga membantu meredakan nyeri yang terkait dengan migrain.

Semua bahan yang disebutkan di atas adalah bahan alami. Jika nyeri bersifat kronis dan berlangsung lama, Anda dapat mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan ahli kesehatan dan mengonsumsi obat yang diresepkan untuk meredakan nyeri. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar