Sukoharjonews.com – Leci memiliki banyak manfaat kesehatan seperti menyehatkan kulit dan meningkatkan kekebalan tubuh. Cari tahu berapa banyak yang terlalu banyak!
Leci adalah buah tropis yang menawarkan suasana hangat dan menyenangkan di tengah terik matahari. Buah ini berasal dari provinsi Guangdong dan Fujian di Tiongkok, dan telah menjadi populer di seluruh dunia karena rasanya yang manis dan berbagai manfaat kesehatannya.
Dikutip dari Healthshots, Sabtu (23/8/2025), selain dimakan begitu saja, leci dapat dikonsumsi sebagai bagian dari salad atau bahkan jus. Anda juga dapat menambahkannya ke dalam smoothie. Meskipun ada versi kalengan buah ini, seringkali mengandung pengawet dan gula sehingga harus dihindari. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang leci, manfaatnya, dan berapa banyak yang harus dimakan dalam sehari.
Apa itu leci?
Leci, juga disebut litchis, adalah buah yang memiliki bagian luar berwarna merah keras, dan bagian dalam berwarna putih berair, dengan biji besar. Buah ini sangat populer di Asia dan tumbuh di bulan-bulan musim panas. Buah ini ditanam di beberapa wilayah di India, Vietnam, Indonesia, dan Australia. Buah ini juga dikenal sebagai leci. Namun, meskipun terlihat seperti buah beri besar, buah ini termasuk dalam kategori buah yang disebut drupe, buah berdaging dengan biji.
Nutrisi Leci
Leci kaya akan vitamin dan mineral, serta air. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan AS, 100 gram leci mengandung nutrisi berikut.
– Air: 81,7g
– Energi: 66kkal
– Protein: 0,8g
– Lemak: 0,4g
– Karbohidrat: 16,5g
– Serat: 1,3g
– Kalsium: 5mg
– Magnesium: 10mg
Manfaat kesehatan leci
Berikut beberapa manfaat mengonsumsi leci:
1. Meningkatkan kekebalan tubuh
Leci merupakan sumber vitamin C yang baik, yang sangat bermanfaat dalam membangun kekebalan tubuh Anda. Dalam 100g leci, atau sekitar 10 buah, Anda mendapatkan 71,5mg vitamin C, yang berkontribusi besar terhadap kebutuhan harian Anda (75-90mg). Ini juga membantu membangun kekebalan tubuh. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Food Research International menunjukkan bahwa jus leci probiotik sangat baik untuk fungsi imunomodulator dan mikrobiota usus. Jus leci terbukti dapat meringankan disfungsi kekebalan tubuh dan memodifikasi bakteri usus.
2. Kulit yang sehat
Leci juga dapat membantu kulit Anda tampak lebih sehat, karena membantu mendukung produksi kolagen. Kolagen dibutuhkan untuk membuat kulit tampak lebih kencang, serta meningkatkan elastisitasnya. Kolagen juga membantu kulit pulih lebih cepat dan melindunginya dari kerusakan akibat sinar matahari. Leci juga membantu melembapkan kulit, demikian menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Acta Horticulturae.
3. Menyehatkan Hati
Buah leci mengandung polifenol yang membantu mencegah kerusakan hati. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Nutrients menyatakan bahwa leci dapat membantu meringankan steatosis hati, atau penumpukan lemak di hati, serta disbiosis usus, yaitu bakteri di saluran pencernaan, pada pasien dengan penyakit hati berlemak non-alkohol. Buah ini memodulasi bakteri usus untuk melakukannya.
4. Menurunkan Risiko Kanker
Leci dapat menurunkan risiko beberapa jenis kanker seperti kanker payudara, kanker usus besar, dan kanker hati. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports menunjukkan bahwa ekstrak biji leci juga dapat membantu memperlambat perkembangan kanker prostat. Studi ini juga menunjukkan bahwa ekstrak biji leci dapat mencegah kanker paru-paru, kanker serviks, kanker kolorektal, kanker hati, dan kanker nasofaring.
5. Tinggi Antioksidan
Ekstrak leci mengandung persentase polifenol yang tinggi dan memiliki kapasitas antioksidan yang tinggi. Leci mengandung epikatekin, yang membantu kesehatan jantung dan dapat mengurangi risiko kanker serta diabetes, menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Food Chemistry. Leci juga kaya akan rutin, yang juga membantu melawan penyakit kronis.
Waktu terbaik untuk mengonsumsi leci
Meskipun leci memiliki banyak manfaat kesehatan, kandungan karbohidratnya juga tinggi dan perlu dikonsumsi dalam jumlah dan waktu yang tepat. Waktu terbaik untuk mengonsumsi leci adalah di pagi hari, saat perut kosong. Ini membantu penyerapan nutrisi secara maksimal. Anda juga bisa mengonsumsinya sebagai camilan di pagi hari. Namun, mungkin lebih baik mengganti camilan lain dengan leci, daripada menambahkannya, karena leci mengandung gula.
Berapa banyak leci yang bisa Anda konsumsi dalam sehari?
Karena leci tinggi gula dan kalori, sebaiknya batasi konsumsinya. Orang dewasa dapat mengonsumsi sekitar 10-12 leci dalam sehari. Namun, jika Anda menderita diabetes, jangan mengonsumsi lebih dari 6-8 leci dalam sehari. Leci paling baik dikonsumsi dalam bentuk buah, karena jus kemasan dan versi kalengan mengandung banyak gula tambahan dan pengawet.
Efek samping mengonsumsi leci
Ada juga beberapa kerugian dari mengonsumsi terlalu banyak leci. Dalam beberapa kasus, leci dapat menyebabkan reaksi alergi. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Pediatric Allergy and Immunology menceritakan reaksi alergi seorang gadis berusia 12 tahun, 30 menit setelah ia mengonsumsi leci mentah. Meskipun jarang terjadi, hal ini perlu dipertimbangkan.
Selain itu, pastikan untuk tidak mengonsumsi leci segera setelah makan karena sarinya akan langsung berfermentasi. Karena perut Anda sudah kenyang, leci tidak akan terserap. (nano)
Tinggalkan Komentar