Sukoharjonews.com – Karak Rakyat produksi UMKM di Dukuh Winong, Desa Kragilan, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo sudah cukup dikenal masyarakat. Usaha tersebut dijalankan oleh pasangan suami istri (pasutri) Larsono-Jariatun.
Sebelum merintis usaha memproduksi karak, pasutri tersebut merupakan buruh di sebuah pabrik tekstil ternama di Kota Solo. Setelah menikah, keduanya memutuskan untuk keluar dari pabrik. Setelah keluar dari pabrik, pasutri tersebut sempat menjalani profesi sebagai buruh tani dan Larsono sempat bekerja untuk membuat sumur bor.
Seiring berjalannya waktu, pasutri tersebut memiliki gagasan untuk merintis usaha berjualan karak. “Saat itu baru sebatas menjual saja dengan mengambil karak puli di pengepul,” ujar Larsono, Sabtu (23/12/2023).
Ternyata, karak puli cukup digemari masyarakat karena terkadang keduanya tidak mampu memenuhi permintaan. Berjualan karak tersebut dijalani pasutri tersebut selama satu tahun.
Memiliki keinginan untuk lebih maju, pasutri tersebut kemudian memiliki ide untuk memproduksi kara puli atau karak gendar yang dinamai “Karak Rakyat”. “Usaha ini berawal dari modal tekad dan keyakinan yang kuat. Kalau soal biaya, saya dan isteri hanya bermodalkan sedikit saat itu,” ujar Larsono.
Dengan berjalannya waktu, Larsono dan sang istri Jariatun mulai menekuni usaha karak puli tersebut dari tahun 2004 hingga sekarang. Saat ini, usaha tersebut terus berjalan dan sudah memiliki 6 orang karyawan.
Proses produksi karak sendiri dilakukan setiap hari Senin-Sabtu. Karak puli yang terdapat di label Karak Rakyat tersebut memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sangat baik meski pengerjaannya masih menggunakan teknik tradisional, tenaga manusia, dan mesin penggiling.
Jariatun menambahkan, bahan baku pembuatan karak puli atau karak gendar ini menggunakan beras yang berkualitas guna menciptakan hasil karak yang berkualitas pula.
Proses pembuatan karak puli atau karak gendar ini yakni:
1. Proses pencucian beras
2. Pengukusan beras 1
3. Perebusan beras
4. Proses pengukusan beras 2
5. Proses penggilingan beras untuk melunakkan bahan baku
6. Proses cetak karak
7. Pemotongan sesuai SOP usaha karak rakyat
8. Proses penjemuran
9. Proses penggorengan
10.Proses pengemasan
“Usaha bersama suami mampu menunjang kebutuhan hidup saya sekeluarga, hingga dapat menyekolahkan anak saya hingga sarjana, serta dapat saya jadikan lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar,” ujar Jariatun.
Karak puli prosuksiUMKM Karak Rakyat ini dijadikan tempat “kulakan” penjual keliling atau penjual eceran. Setiap pagi para penjual keliling sudah mulai berdatangan untuk membeli produk Karak Rakyat ini. (khofifah-mg4/nano)
Tinggalkan Komentar