Sukoharjonews.com – Dalam ajaran Agama Islam, dianjurkan menjelang Maghrib, pintu dan jendela rumah lebih baik ditutup serta mengajak anak-anak dan hewan ternak untuk tidak berkeliaran di luar.
Dikutip dari Islampos, pada Selasa (26/11/2024), beberapa larangan atau anjuran yang terkait dengan waktu ini, baik dari segi agama maupun tradisi masyarakat. Berikut adalah beberapa larangan di waktu Maghrib:
Larangan Anak-Anak Bermain di Luar Rumah
Dalam hadis Nabi Muhammad ﷺ, disebutkan bahwa saat matahari terbenam, setan dan jin keluar berkeliaran. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk mengingatkan anak-anak agar tidak bermain di luar rumah pada waktu Maghrib.
“Apabila malam mulai gelap atau kalian berada di awal malam (waktu Maghrib), maka tahanlah anak-anak kalian, karena setan mulai berkeliaran pada waktu itu.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Tidur Setelah Maghrib
Dalam beberapa tradisi Islam, ada nasihat untuk tidak tidur tepat setelah Maghrib. Hal ini didasarkan pada anjuran untuk menjaga waktu ini dengan ibadah, seperti salat Maghrib, membaca Al-Qur’an, atau berdzikir.
Membuka Pintu dan Jendela
Menutup pintu, jendela, dan wadah makanan atau minuman dianjurkan pada waktu Maghrib. Nabi ﷺ bersabda: “Tutuplah pintu-pintu, sebutlah nama Allah (Bismillah), tutuplah wadah-wadah air, dan padamkan lampu-lampu, karena setan tidak dapat membuka pintu yang tertutup atau membuka wadah yang tertutup.” (HR. Muslim).
Aktivitas di Luar Rumah
Selain anak-anak, orang dewasa juga dianjurkan untuk membatasi kegiatan di luar rumah pada waktu Maghrib, kecuali untuk keperluan ibadah atau kegiatan mendesak. Ini adalah waktu yang baik untuk beribadah, membaca doa, atau berkumpul dengan keluarga.
Berteriak atau Membuat Keributan
Beberapa masyarakat percaya bahwa membuat keributan pada waktu Maghrib dapat mengundang hal-hal buruk. Walaupun ini lebih pada adat budaya, dalam Islam, menjaga ketenangan di waktu Maghrib sejalan dengan semangat waktu tersebut untuk beribadah dan introspeksi.
Demikian larangan yang tidak boleh dilakukan saat maghrib tiba.(cita septa)
Tinggalkan Komentar