
Sukoharjonews.com – Merek gaming Schenker, XMG, telah meluncurkan EVO 15 (E25, M25), sebuah ultrabook aluminium 15,3 inci yang merupakan pengembangan dari EVO 14 dengan lebih banyak pilihan prosesor, pendinginan yang lebih kuat, serta kapasitas penyimpanan dan memori yang lebih tinggi. Laptop ini hadir dalam versi AMD dan Intel dan merupakan ultrabook XMG yang paling mudah dikonfigurasi sejauh ini.
Pilihan Prosesor dan Performa
Dikutip dari Gizmochina, Sabtu (6/9/2025), EVO 15 (E25) dapat dikonfigurasi dengan AMD Ryzen AI 9 HX 370, Ryzen AI 9 365, Ryzen AI 7 350, atau Ryzen 7 H 255. Ryzen 7 H 255 tidak memiliki NPU dan juga berfungsi sebagai opsi entry-level baru untuk EVO 14. EVO 15 (M25) berbasis Intel menggunakan Core Ultra 7 255H.
Baik model AMD maupun Intel dapat menghasilkan daya 90 watt dalam mode Overboost, didukung oleh sistem pendingin dengan dua kipas 70 mm, masing-masing 79 bilah, dua saluran udara belakang dengan 130 sirip tembaga, dan bantalan termal Honeywell PTM7958. Dalam mode Enthusiast, prosesor AMD beroperasi pada 54 W sementara Intel pada 45 W. Dalam mode Balanced, kedua platform beroperasi pada 35 W.
Layar dan Desain
Laptop ini memiliki panel IPS 15,3 inci dengan format 16:10 dan resolusi 2560 × 1600 piksel, kecerahan 500 nits, dan cakupan sRGB 100 persen. Kecepatan refresh berbeda-beda di setiap platform: hingga 300 Hz pada model AMD dan hingga 240 Hz pada model Intel dengan Arc Graphics.
Laptop ini juga mendukung FreeSync pada AMD dan Adaptive Sync pada Intel. Mode 60 Hz membantu menghemat daya. Engselnya memungkinkan layar terbuka 180 derajat. Sebuah webcam Full HD dengan dukungan Windows Hello dan rana fisik ditempatkan di atas layar. Sasis aluminium berukuran 342 × 240 × 22 mm dan berat 1,75 kg.
Memori, Penyimpanan, dan Port
Kedua versi dilengkapi dua slot M.2 PCIe 4.0 untuk penyimpanan SSD hingga 16 TB dan dua slot SO-DIMM untuk RAM hingga 128 GB. Model Intel juga mendukung modul CSO DIMM hingga 6400 MT/s selain DDR5-5600.
Port belakang mencakup Gigabit LAN, HDMI, dan USB-C dengan Power Delivery 140 W. Versi Intel menawarkan Thunderbolt 4 dengan DisplayPort 2.1 (DP80) dan HDMI 2.0. Versi AMD menyediakan USB4 dengan DisplayPort 2.1 (DP40) dan HDMI 2.1. Port samping mencakup USB-C 3.2 Gen2 dengan DisplayPort 1.4a dan PD 100W, tiga port USB-A 3.2 Gen1, jack audio 2-in-1, dan pembaca kartu SD Express. Dukungan nirkabelnya adalah Wi-Fi 7 untuk Intel atau Wi-Fi 6E untuk AMD.
Baterai dan Input
Baterai 99,8 Wh hanya dapat diisi daya melalui USB-C. Port belakang mendukung pengisian daya 140W, dan port kiri mendukung 100W. Catu daya 150W yang ringkas ini sama dengan yang ada di EVO 14 dan berbobot 495g dengan colokan EU.
Keyboard edge-to-edge ini memiliki papan angka empat baris, tombol panah ukuran penuh, dan tombol navigasi. Keyboard ini memiliki lampu latar LED putih dengan beberapa level dan tersedia dalam tata letak ISO atau ANSI. Touchpad kaca berukuran 123 × 77,5 mm.
Harga dan Ketersediaan
Konfigurasi dasar mencakup Ryzen 7 H 255 atau Core Ultra 7 255H, RAM DDR5-5600 16 GB, SSD 500 GB, dan layar 1600p 500-nit. Harga mulai dari €999 atau Rp19,1 jutaan untuk E25 dan €1.279 atau Rp24,5 jutaan untuk M25 dengan PPN 19 persen. Pilihan upgrade mencakup €150 atau Rp2,8 jutaan untuk Ryzen AI 7 350, €275 atau Rp5,2 jutaan untuk Ryzen AI 9 365, dan €440 atau Rp8,4 jutaan untuk Ryzen AI 9 HX 370. (nano)















Facebook Comments