Sukoharjonews.com – Lampu LED hemat energi menjadi semakin populer setiap hari. Mereka menggunakan dioda pemancar cahaya (LED) untuk menghasilkan cahaya. Dibandingkan dengan lampu pijar tradisional, lampu LED menggunakan lebih sedikit energi, menghasilkan lebih sedikit panas, dan lebih tahan lama. Lampu ini sangat hemat energi, mengonsumsi energi hingga 90% lebih sedikit daripada lampu pijar, dan memiliki masa pakai lebih lama hingga 25.000 jam atau lebih.
Dilansir dari Gizmochina, Sabtu (15/4/2023), bohlam LED juga ramah lingkungan, karena tidak mengandung bahan beracun, seperti merkuri, dan lebih sedikit mengeluarkan gas rumah kaca selama penggunaannya. Philips telah berkecimpung dalam bisnis bohlam LED sejak lama, dan bohlam terbaru mereka merupakan bukti komitmen mereka terhadap produk hemat energi.
Signify, perusahaan induk Philips, telah merilis rangkaian baru bola lampu LED yang menjanjikan lebih hemat energi daripada model sebelumnya. Bohlam LED Ultra Efisien Philips menggunakan energi 40 persen lebih sedikit daripada opsi LED biasanya, menjadikannya pilihan yang lebih ramah lingkungan bagi mereka yang ingin mengurangi jejak karbon.
Namun bukan itu saja – Signify memperkirakan bahwa lini Ultra Efficient memiliki masa pakai rata-rata 50 tahun, yang lebih dari tiga kali penggunaan bohlam LED standar Philips. Artinya, bohlam ini tidak hanya akan membantu Anda menghemat tagihan energi, tetapi juga akan menjadi pilihan yang lebih berkelanjutan dalam jangka panjang, mengurangi limbah, dan kebutuhan penggantian yang sering.
Rentang Philips tersedia secara eksklusif di Walmart dan mulai dari USD10 atau 147 ribuan untuk bohlam A19 setara 60W (USD17 atau Rp251 ribuan untuk dua) dalam varian putih lembut dan siang hari. Meskipun biayanya mungkin lebih tinggi daripada LED standar, Signify mengandalkan biaya energi yang lebih rendah dan peningkatan umur panjang, yang pada akhirnya menghemat lebih banyak uang konsumen dalam jangka panjang. (nano)
Tinggalkan Komentar