Kontak Erat Kembali Melejit, Ada 120 Baru, Masih 1.386 Orang Dalam Pantauan

Tabel data kontak erat kasus corona Sukoharjo, update per 12 November 2020.

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Jumlah kontak erat/orang tanpa gejala (OTG) corona terus naik seiring melonjaknya kasus positif. Dari hasil pelacakan gugus tugas, ada tambahan 120 orang kontak erat baru berdasarkan update 12 November kemarin. Tambahan 120 kontak erat baru tersebut berasal dari delapan kecamatan. Saat ini, masih ada 1.386 orang kontak erat yang masih dalam pemantauan dan tersebar di 12 kecamatan di Sukoharjo.


Berdasarkan data Instagram Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, 120 tambahan kontak erat baru tersebut berasal dari delapan kecamatan. Masing-masing Kecamatan Bulu 15 orang, Nguter 11 orang, Polokarto tujuh orang, Mojolaban sembilan orang, Grogol sembilan orang, Baki 47 orang, Gatak tiga orang, dan Kecamatan Kartasura 19 orang.

Saat ini, kontak erat yang masih menjalani pemantauan masih 1.386 orang tersebar di 12 kecamatan. Masing-masing Kecamatan Weru 29 orang, Bulu 142 orang, Tawangsari lima orang, Sukoharjo 173 orang, Nguter 124 orang, Bendosari 119 orang, Polokarto 116 orang. Sedangkan Kecamatan Mojolaban 98 orang, Grogol 207 orang, Baki 112 orang, Gatak 38 orang, dan Kecamatan Kartasura 224 orang.

“Saat ini, akumulasi kontak erat sudah mencapai 4.313 orang, namun 2.927 orang diantaranya sudah selesai pemantauannya sehingga kontak erat tersisa 1.386 orang,” jelas Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Jumat (13/11/2020).

Seorang kontak erat sendiri didefinisikan memiliki riwayat dengan kasus probable atau konfirmasi corona atau memberikan perawatan langsung terhadap kasus probable. Probable sendiri diartikan kasus suspek dengan Ispa berat atau meninggal dengan gejala corona dan belum ada hasil pemeriksaan RT-PCR.

Saat ini masih ada 290 kasus positif corona aktif di Sukoharjo yang tersebar di 12 kecamatan. Masing-masing Kecamatan Grogol 54 orang, Kartasura 64 orang, Mojolaban 35 orang, Sukoharjo 15 orang, Baki 42 orang, Tawangsari dua orang, Nguter lima orang, dan Bendosari 16 orang. Kemudian Kecamatan Polokarto 23 orang, Bulu 17 orang, Weru empat orang, dan Kecamatan Gatak 13 orang. (erlano putra)

Erlano Putra:
Tinggalkan Komentar