Kontak Erat Kembali Bertambah 103 Orang, Masih 2.072 Orang Dalam Pantauan

Data kontak erat corona Sukoharjo, update per 12 Desember 2020.

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Positif corona di Sukoharjo terus naik hingga saat ini. Kondisi tersebut membuat jumlah kontak erat/orang tanpa gejala (OTG) juga ikut naik. Dari hasil pelacakan gugus tugas, ada tambahan 103 orang kontak erat baru berdasarkan update 12 Desember kemarin. Tambahan 103 kontak erat baru tersebut berasal dari delapan kecamatan. Saat ini, masih ada 2.072 orang kontak erat yang masih dalam pemantauan dan tersebar di 12 kecamatan di Sukoharjo.


Berdasarkan data Instagram Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, 103 tambahan kontak erat baru tersebut berasal dari delapan kecamatan. Masing-masing Kecamatan Weru 13 orang, Tawangsari 27 orang, Sukoharjo 18 orang, Nguter satu orang, Mojolaban enam orang, Grogol 17 orang, Baki delapan orang, dan Kecamatan Kartasura 13 orang.

Saat ini, kontak erat yang masih menjalani pemantauan masih 2.072 orang tersebar di 12 kecamatan. Masing-masing Kecamatan Weru 50 orang, Bulu 79 orang, Tawangsari 160 orang, Sukoharjo 268 orang, Nguter 103 orang, Bendosari 156 orang, Polokarto 84 orang. Sedangkan Kecamatan Mojolaban 289 orang, Grogol 260 orang, Baki 182 orang, Gatak 40 orang, dan Kecamatan Kartasura 401 orang.

“Saat ini, akumulasi kontak erat sudah mencapai 6.227 orang, namun 4.155 orang diantaranya sudah selesai pemantauannya sehingga kontak erat tersisa 2.072 orang,” jelas Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Minggu (13/12/2020).

Seorang kontak erat sendiri didefinisikan memiliki riwayat dengan kasus probable atau konfirmasi corona atau memberikan perawatan langsung terhadap kasus probable. Probable sendiri diartikan kasus suspek dengan Ispa berat atau meninggal dengan gejala corona dan belum ada hasil pemeriksaan RT-PCR.

Saat ini masih ada 399 kasus positif corona aktif di Sukoharjo yang tersebar di 12 kecamatan. Masing-masing Kecamatan Kartasura 84 orang, Grogol 35 orang, Mojolaban 71 orang, Baki 39 orang, Sukoharjo 41 orang, Tawangsari 13 orang, dan Bulu 23 orang. Kemudian Kecamatan Bendosari enam orang, Nguter 11 orang, Polokarto enam orang, Weru delapan orang, dan Kecamatan Gatak dua orang. (erlano putra)

Erlano Putra:
Tinggalkan Komentar