Sukoharjonews.com – Lenovo sedang bereksperimen untuk melihat seberapa tipis sebuah laptop sebenarnya bisa dibuat. Di ajang IFA 2026 di Berlin, perusahaan tersebut memperkenalkan Project AeroBlade, sebuah perangkat konsep berukuran 14 inci yang mengutamakan ketipisan ekstrem dan pengoperasian yang senyap.
Dilansir dari Gizmochina, rabu (9/9/2026), laptop ini memiliki ketebalan kurang dari 10 mm dan berat di bawah 830 gram. Sebagai perbandingan, sebagian besar laptop 14 inci saat ini memiliki ketebalan antara 14 mm hingga 17 mm dan biasanya berbobot sekitar 1,3 kg. Lenovo menyatakan bahwa konsep ini mampu memberikan performa yang setara dengan seri ThinkPad X1 Carbon mereka yang menggunakan prosesor Intel, meskipun rincian spesifik mengenai cip atau memorinya belum diungkapkan.
Sorotan utamanya terletak pada sistem pendinginnya. Dikembangkan bersama Frore Systems, sistem ini menggunakan teknologi yang disebut arsitektur “Active Flow” yang dibangun di seputar modul pendingin “solid-state” AirJet. Alih-alih menggunakan kipas berputar konvensional, modul-modul ini menciptakan aliran udara berdenyut berkecepatan tinggi melalui diafragma yang bergetar untuk membuang panas.
Modul AirJet Mini Slim ini hanya memiliki ketebalan 2,65 mm, mengonsumsi daya maksimal 1 watt, dan masing-masing mampu membuang panas hingga 5,25 watt. Beberapa modul dapat ditempatkan di sekeliling sasis, sehingga memberikan keleluasaan lebih bagi desainer dalam mengatur tata letak “motherboard”.
Desain ini juga mengarahkan aliran udara ke bagian belakang laptop, yang membantu menjaga tampilan keseluruhan tetap rapi dan menghemat ruang internal. Sistem ini juga diklaim beroperasi lebih senyap dibandingkan pendingin berbasis kipas tradisional serta lebih minim penumpukan debu seiring berjalannya waktu.
Project AeroBlade saat ini masih sebatas konsep dan belum menjadi produk yang bisa dibeli. Namun, proyek ini menunjukkan bagaimana pendingin “solid-state” dapat membantu menciptakan generasi baru laptop ultra-portabel yang tetap tipis tanpa mengorbankan performa yang stabil. Demonstrasi Lenovo di IFA menjadi tanda lain bahwa berbagai perusahaan terus mencari cara yang lebih baik untuk menangani panas pada perangkat yang semakin tipis dan ringan. (nano)
Tinggalkan Komentar