Sukoharjonews.com – Shalat dhuha adalah shalat sunnah yang dilakukan pada waktu dhuha, yaitu waktu diantara terbitnya matahari sampai waktu zuhur (siang hari). Shalat dhuha dapat dilakukan dengan jumlah rakaat yang bervariasi yaitu 2,4,6,8 atau 12 rakaat. Namun, yang paling umum adalah 2 atau 4 rakaat.
Dikutip dari Islampos, pada Rabu (2/4/2025) meskipun tidak berdosa karena hukumnya sunnah, ada beberapa kerugian yang bisa dialami, antara lain:
Kehilangan Keutamaan Rezeki
Rasulullah ﷺ bersabda: “Allah berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat rakaat di awal siang (Dhuha), maka Aku akan mencukupimu di akhir harimu.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
Shalat Dhuha menjadi salah satu sebab datangnya kelapangan rezeki dan keberkahan dalam usaha. Jika tidak melaksanakannya, seseorang bisa kehilangan keutamaan ini.
Kehilangan Kesempatan Dicatat Sebagai Ahli Ibadah
Rasulullah ﷺ bersabda: “Barang siapa yang shalat Dhuha dua rakaat, maka dia tidak dicatat sebagai orang yang lalai. Barang siapa yang shalat empat rakaat, maka dia dicatat sebagai ahli ibadah…” (HR. Abu Ya’la)
Orang yang meninggalkan shalat Dhuha kehilangan kesempatan dicatat sebagai orang yang rajin beribadah.
Kehilangan Kesempatan Mendapatkan Ampunan Dosa
Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa shalat Dhuha bisa menjadi sebab diampuninya dosa-dosa kecil. Jika tidak melaksanakannya, seseorang kehilangan peluang mendapatkan penghapusan dosa melalui ibadah ini.
Tidak Mendapatkan Pahala Sedekah untuk Seluruh Persendian
Diriwayatkan dalam hadits: “Pada setiap pagi, setiap sendi tubuh kalian wajib disedekahi… dan semua itu dapat dicukupi dengan mengerjakan dua rakaat shalat Dhuha.” (HR. Muslim)
Jika tidak mengerjakan shalat Dhuha, seseorang kehilangan kesempatan mendapatkan pahala sedekah untuk seluruh persendiannya.
Tidak Memanfaatkan Waktu dengan Optimal
Waktu Dhuha adalah waktu yang penuh keberkahan. Jika tidak digunakan untuk shalat Dhuha, bisa jadi waktu tersebut terbuang sia-sia tanpa mendatangkan manfaat dunia dan akhirat.
Meskipun tidak wajib, shalat Dhuha memiliki banyak manfaat yang sayang untuk dilewatkan. Oleh karena itu, jika memungkinkan, sebaiknya kita rutin mengerjakannya agar mendapatkan berbagai keutamaan yang telah dijanjikan oleh Allah dan Rasul-Nya.(cita septa)
Tinggalkan Komentar