
Sukoharjonews.com – Pemkab Sukoharjo menetapkan ada 10 proyek strategis tahun 2026 ini. Dari 10 proyek strategis, tujuh diantaranya dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). Proyek yang dikerjakan melaiputi pembangunan masjid, jalan, jembatan, dan saluran drainase.
“Seperti instruksi Bupati agar lelang dipercepat di awal tahun, kami sudah menyiapkan dokumen lelang agar lelang bisa segera dilaksanakan,” ujar Kepala DPUPR Sukoharjo, Bowo Sutopo Dwi Atmojo, Senin (19/1/2026).
Untuk tujuh proyek yang dikerjakan DPUPR sendiri meliputi Pembangunan Masjid di bekas Terminal Kartasura, Peningkatan Jalan Tanjunganom – Daleman, Peningkatan Jalan Adi Sumarmo, Peningkatan Jalan Tawangsari-Pojok, Peningkatan Jalan Ambil-ambil Tanjung, Rehabilitasi Saluran Drainase Jalan Bekonang-Mojo, dan Rehabilitasi Jembatan Sayegan (Calen – Sonorejo).
Untuk tiga proyek yang dikerjakan oleh dinas lainnya adalah Pemeliharaan Pasar Kartasura oleh Diskopumdag, Pembangunan Pujasera Alun-Alun Sukoharjo oleh Diskopumdag, Pengadaan dan Pemasangan Penerangan Jalan Umum di Jalan Kabupaten oleh Dinas Perhubungan.
“Khusus yang jadi tanggungjawab DPUPR Sukoharjo tentunya siap kami kerjakan. Sekarang masih dalam tahap semua persiapan,” ujarnya.
Bowo juga mengatakan, lelang akan dilaksanakan secara bertahap karena tidak bisa dilakukan lelang untuk tujuh proyek sekaligus. “Bertahap, tidak bisa sekaligus, mungkin beberapa proyek dulu, kemudian lainnya menyusul lelang berikutnya,” ujar Bowo.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo, Abdul Haris Widodo, mengatakan, 10 proyek strategis tersebut dibiayai dari APBD Sukoharjo 2026. Anggaran yang disiapkan sebesar Rp98,2 miliar.
“Saya harap seluruh proyek strategis dapat berjalan dengan lancar dan terealisasi sesuai perencanaan tanpa kendala berarti,” ujarnya. (nano)















Facebook Comments