Sukoharjonews.com – Daging merah, seperti daging sapi dan daging kambing, diketahui mengandung protein yang tinggi sehingga baik dikonsumsi secukupnya untuk mengoptimalkan kerja daya tahan tubuh. Namun, bagi sebagian individu, konsumsi daging merah ini justru dapat menimbulkan efek samping yang memengaruhi kondisi tubuh, seperti sakit kepala dan pusing.
Terdapat beberapa kondisi medis yang bisa menyebabkan seseorang mengeluhkan kepala pusing setelah makan daging, di antaranya yaitu alergi daging, keracunan daging, hingga efek samping tiramin. Dikutip dari Grid Health, pada Selasa (10/12/2024), berikut penyebab kepala pusing setelah konsumsi daging kambing:
1. Kandungan lemak yang tinggi
Daging kambing mengandung lemak yang cukup tinggi, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar.
Lemak yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah, yang seringkali menjadi penyebab pusing.
2. Kadar garam berlebih dalam hidangan
Daging kambing biasanya diolah dengan banyak garam dan bumbu.
Asupan garam berlebih dapat memicu retensi cairan, meningkatkan tekanan darah, dan menyebabkan pusing pada beberapa orang.
3. Pencernaan yang berat
Daging kambing adalah sumber protein hewani yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna.
Pencernaan yang berat dapat memengaruhi aliran darah ke otak, sehingga menimbulkan pusing, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar.
4. Tekanan darah yang tidak stabil
Daging kambing diyakini dapat memengaruhi tekanan darah, meskipun ini tergantung pada individu.
Pada sebagian orang, daging kambing dapat meningkatkan tekanan darah, sehingga memicu rasa pusing.
5. Reaksi alergi atau sensitivitas
Sebagian orang mungkin memiliki sensitivitas terhadap protein tertentu dalam daging kambing, yang dapat memicu gejala seperti pusing, mual, atau rasa tidak nyaman lainnya.
Jika pusing terjadi secara terus-menerus atau disertai gejala lain seperti mual berat, sesak napas, atau detak jantung tidak teratur, segera konsultasikan dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut.(cita septa)
Tinggalkan Komentar