Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Peningkatan volume kendaraan mulai terjadi sejak 4 Mei lalu. Hal itu terlihat dari traffic counting yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo di Bulakrejo dan Kartasura. Dari dua lokasi penghitungan tersebut, arus lalu lintas terpadat terjadi pada sore hari pukul 16.00 WIB hingga 17.00 WIB.
“Arus lalu lintas terpadat terjadi sore hari sehingga petugas harus melakukan rekayasa arus lalu lintas agar tidak terjadi antrean panjang di lampu merah,” jelas Kepala Dishub Sukoharjo, Toni Sribuntoro, Jumat (6/5/2022).
Dikatakan Toni, di setiap lampu merah jalur arus balik ditempatkan petugas kepolisian dibantu petugas instansi lain mengatur arus lalu lintas. Dengan adanya petugas, arus lalu lintas tidak lagi mengacu pada lampu pengatur karena sudah diatur oleh petugas.
“Kalau pakai lampu antrean di lampu merah untuk arus lalin dari arah selatan (Wonogiri) sangat panjang sehingga diatur petugas,” ujarnya.
Toni melanjutkan, untuk penghitungan kendaraan di Bulakrejo pada 4 Mei, jumlah kendaraan yang meninggalkan Sukoharjo ada 46.861 kendaraan dan terjadi peningkatan 12,8% dibanding hari sebelumnya.
Untuk kendaraan yang paling banyak melintas masih sepeda motor sebesar 66,4%, kemudian mobil 30,3%, angkutan barang 2,3%, dan angkutan penumpang 1%.
Kondisi serupa juga terjadi di Kartasura dimana arus lalin terpadat terjadi pada sore hari pukul 16.15 WIB hingga 17.15 WIB. Dalam pantauan 5 Mei, terdapat 44.983 kendaraan yang meninggalkan Sukoharjo dengan didominasi sepeda motor. (nano)
Tinggalkan Komentar