Kenalkan Kale, Superfood Andalan untuk Menurunkan Berat Badan dan Mencegah Kanker

Kale adalah superfood terbaik untuk menurunkan berat badan. (Foto: Shutterstock)

Sukoharjonews.com – Jika Anda selalu menghindari membeli sayuran keriting ini di supermarket, maka Anda perlu membaca tentang manfaat kesehatan kale.

Ada begitu banyak makanan yang ingin kita masukkan ke dalam menu makanan kita untuk mendapatkan manfaatnya, tetapi kita justru mengabaikannya karena kita tidak tahu cara memasaknya yang tepat. Kita akhirnya merebusnya hingga matang atau memakannya begitu saja–yang membuat situasinya sedikit rumit dan kita hampir tidak mendapatkan nutrisi.

Dikutip dari Healthshots, Sabtu (11/10/2025), oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui cara memasak superfood yang tepat. Dan hari ini kita akan memilih salah satu superfood tersebut, kale, karena manfaat kesehatan kale akan membuat Anda tercengang.

Inilah mengapa Anda harus mengatakan ya pada kale
Sudah jelas bahwa sayuran berdaun hijau merupakan tambahan yang bagus untuk diet penurunan berat badan Anda dan itu menjadikan kale pilihan yang tepat. Menurut ahli gizi selebriti, Dr. Anjali Hooda, kangkung termasuk dalam keluarga sayuran brassica dan termasuk dalam kategori sayuran silangan. Kangkung sangat tinggi vitamin C, vitamin K, folat, dan mangan.

Selain itu, kangkung juga tinggi antioksidan dalam bentuk pigmen gelap zeaxanthin dan lutein. Kangkung juga mengandung glukosinolat yang mengurangi risiko penyakit kronis seperti kanker.

Belum lagi sebagian besar sayuran yang mengandung sulfur seperti kangkung berperan penting dalam kekebalan usus.

“Selain sebagai sayuran hijau, kangkung lebih lezat daripada kebanyakan sayuran berdaun hijau lainnya karena renyah dan dapat dibuat keripik. Kenyal dan sangat mengenyangkan,” kata Dr. Hooda.

Berikut empat manfaat luar biasa dari kale:
1. Membantu menurunkan berat badan
Berkat kandungan serat yang dimiliki kale, kale membantu menurunkan berat badan. Selain itu, indeks glikemik dan karbohidratnya yang rendah menjadikannya makanan yang tepat untuk menurunkan berat badan. Selain itu, jika Anda selalu lapar, Anda dapat mengonsumsi kale untuk menjaga rasa kenyang karena Anda dapat mengonsumsinya dalam jumlah yang lebih banyak. Semua ini juga menjadikan kale makanan yang sempurna untuk diabetes.

2. Kale membantu memulihkan kulit dan rambut Anda
Kale merupakan sumber vitamin C yang kaya, yang pada dasarnya merupakan antioksidan yang larut dalam air. Vitamin ini membantu perkembangan sel-sel tubuh baru dan memperbaiki sel-sel yang rusak.

Kale juga membantu sintesis kolagen dalam tubuh yang sangat dibutuhkan untuk menjaga elastisitas kulit dan pertumbuhan rambut.

3. Kale kaya akan nutrisi yang mengurangi risiko kanker
Pertama-tama, kandungan fitonutrien dalam kale berperan besar dalam pencegahan kanker. Zat lain seperti sulforafan dan indole-3-karbinol diketahui berperan dalam mengendalikan pertumbuhan sel yang tak terkendali dan pada akhirnya menurunkan risiko kanker.

4. Membantu melawan anemia
“Kale merupakan sumber zat besi yang baik sehingga meningkatkan nilai gizinya sebagai sayuran. Kale membantu mengatur kadar hemoglobin dalam darah dan mencegah anemia yang semakin umum terjadi pada wanita saat ini. Akibat anemia, mereka merasa kekurangan energi sepanjang waktu dan tidak mampu menjalankan aktivitas sehari-hari. Itulah mengapa kale merupakan makanan wajib bagi wanita,” saran Dr. Hooda.

Cara yang tepat untuk mengonsumsi kale
Kale sebelumnya tidak menjadi bagian dari pola makan orang India. Sebaliknya, kale sebagian besar dikonsumsi di negara-negara Barat. Namun, kini setelah kale dibudidayakan di India, orang-orang mulai menyadari manfaat kale.

Cara terbaik memasak kale adalah dengan membuat saag ala India, meskipun kale juga bisa dimakan mentah sebagai salad dan rasanya cukup lezat. Anda juga bisa mencucinya terlebih dahulu lalu menumisnya dengan sayuran lain agar lebih menarik. Kale telah menjadi salah satu sayuran yang sedang tren saat ini,” saran Dr. Hooda.

Sebelum mengonsumsinya, cuci kale dengan air dingin. Anda juga bisa mengukusnya menggunakan saringan atau pengukus. Jangan direbus karena akan kehilangan nutrisinya. Jika memungkinkan, pilihlah kale organik karena kemungkinan terkontaminasi lebih kecil.

Tapi perlu diingat, kale tidak cocok untuk semua orang
“Semua sayuran hijau yang kaya vitamin K dapat berinteraksi dengan obat pengencer darah, jadi orang yang mengonsumsi obat-obatan ini harus berhati-hati dalam mengonsumsinya. Sayuran cruciferous juga dapat mengganggu pengobatan tiroid,” Dr. Hooda memperingatkan.

Jadi, para wanita, jika Anda sudah lama menghindari kale, sekaranglah saatnya untuk berpikir ulang—karena sejujurnya, kale adalah apa yang sebenarnya Anda butuhkan untuk kesehatan Anda. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar