Sukoharjonees.com – Bagi banyak wanita, istilah “ketidakseimbangan hormon” sudah tidak asing lagi. Namun, mari kita hilangkan prasangka mitos umum ketidakseimbangan hormon tidak hanya terjadi pada wanita. Baik pria maupun wanita mengalami kejadian alami ini. Ketika kadar estrogen atau testosteron mengalami fluktuasi secara tiba-tiba, hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah, termasuk penambahan berat badan yang tidak normal, jerawat, sakit kepala parah, dan menstruasi yang tidak teratur.
Dikutip dari Web News Observer, pada Kamis (14/12/2023), perubahan halus pada kadar hormon dapat berdampak signifikan terhadap kesehatan, memengaruhi siklus tidur, fungsi reproduksi, kesehatan seksual, suhu tubuh, dan suasana hati. Sejumlah penelitian menggarisbawahi potensi konsekuensinya, menyoroti korelasi antara ketidakseimbangan hormon yang parah dan penurunan kesehatan mental, termasuk degenerasi sel-sel otak. Berikut adalah tanda ketidakseimbangan hormon yang mungkin membantu dalam diagnosis dini:
1. Kenaikan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
Ini mungkin gejala paling umum ketika berat badan Anda mulai bertambah, terutama bila tidak ada sumber yang jelas. Penelitian mengatakan bahwa rendahnya kadar vitamin dan mineral dapat memberi Anda massa otot ekstra, terutama di area perut, dan ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon dalam waktu dekat. Selain itu, tubuh dapat mengoksidasi sekitar 30% lebih banyak lemak setelah olahraga berat dibandingkan mereka yang menderita ketidakseimbangan hormon atau sistem kekebalan tubuh yang rendah.
2. Kelelahan
Saat ini, rasa lelah sudah menjadi hal yang lumrah. Namun ini merupakan gejala yang mengkhawatirkan ketika Anda merasa terlalu lelah dan tidak mampu menyelesaikan setengah dari tugas harian Anda. Selain itu, ini bisa menjadi masalah serius jika ada yang terus tidak terdiagnosis dan diobati dalam jangka waktu lama. Hal ini terutama terjadi pada wanita saat menstruasi, menopause atau kehamilan ketika tubuh sedang mengalami banyak perubahan.
3. Depresi
Jika Anda salah satu orang yang merasa sedih dan frustasi tanpa alasan apa pun, Anda pasti menderita ketidakseimbangan hormon. Kita telah menyaksikan bahwa setengah dari masalah kejiwaan tidak terjadi karena ketidakstabilan mental, namun terjadi karena kebiasaan gaya hidup, perubahan lingkungan, dan trauma stres tertentu. Anda akan mudah lelah jika tidak melakukan sesuatu yang produktif dan tidak dapat berkonsentrasi pada apa pun jika tubuh Anda mengalami ketidakseimbangan hormon.
4. Haid Tidak Teratur
Pernahkah hal ini terlintas di benak Anda? Mengapa kita selalu harus mengalami bulan haid yang buruk? Itu pasti karena cara kita memperlakukan diri sendiri dengan gaya hidup dan kebiasaan makan yang tidak sehat. Haid yang tidak teratur kini menjadi kelainan yang sangat umum, yang dapat diobati jika Anda mengikuti rutinitas yang sehat sepanjang bulan. Dalam hal ini, ketidakseimbangan hormon terjadi secara alami karena setiap orang tidak mengalami rasa sakit dan ketidaknyamanan yang sama selama hari-hari menstruasinya.
5. Insomnia
Nah, ketika tubuh Anda sedang mengalami hal tersebut, Anda bisa menderita insomnia, yakni kurang tidur. Selain itu, seseorang juga dapat menderita hipertensi dan kecemasan jika tidak menjaga siklus tidur yang baik. Risiko stroke otak dan serangan jantung meningkat jika Anda tidak cukup tidur setiap hari. Selain itu, kurang tidur juga dapat semakin meningkatkan risiko jenis kanker tertentu seperti kanker payudara, usus besar, ovarium, dan prostat. Jadi ingatlah untuk tidak mengganggu siklus tidur dengan cara apapun.
6. Detak jantung cepat dan masalah pernafasan
Anda bisa mengalami detak jantung yang cepat dan masalah pernafasan jika tubuh Anda semakin kering. Jika Anda tidak melakukan aktivitas fisik apa pun atau melakukan kardio dan masih mengalami detak jantung yang berat, hal ini bisa menjadi tanda ketidakseimbangan hormon yang mengkhawatirkan. Hal ini biasanya terjadi selama fase fluktuasi hormonal yang parah, dan hanya dapat diobati dengan hidrasi IV.
7. Anemia
Yang terakhir, seseorang bisa menderita anemia ketika ia mengalami perubahan hormon. Ketika tubuh Anda tidak mampu memproduksi cukup sel darah sehat, Anda akan menderita anemia. Ini adalah faktor yang sangat besar karena tubuh Anda tidak mampu membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh. Oleh karena itu, Anda bisa menderita sesak napas, sakit kepala yang tak tertahankan, dan kelelahan. Disarankan untuk mengonsumsi makanan seperti ikan tuna, bayam, tahu, dan jus delima untuk menghindari kondisi tersebut.(cita septa)
Tinggalkan Komentar