
Sukoharjonews.com (Kartasura) – Yayasan Rumah Sakit Islam Surakarta (Yarsis) sudah menguasai RSIS yang berada di Pabelan, Kartasura. Setelah kembali dikuasai dan dilakukan pembersihan rumah sakit, Yarsis berencana membuka pelayanan kesehatan melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD). Rencananya, IGD RSIS akan dibuka untuk masyarakat mulai Senin (11/3) mendatang. Saat ini, tenaga medis serta sarana prasarana sedang disiapkan oleh Yarsis.
“Kami sudah melakukan koordinasi internal, melibatkan serikat pekerja, tenaga medis serta dokter sebagai persiapan untuk membuka layanan melalui IGD RSIS,” jelas Ketua Pengawas Yarsis Muhammad As’ad, Rabu (6/3).
Diakui As’ad, dalam koordinasi tersebut melahirkan kesepakatan untuk mendukung beroperasinya kembali RSIS Pabelan. Sebagai tahap awal, RSIS akan membuka layanan melalui IGD. Dipilihnya IGD karena merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang sifatnya darurat. As’ad juga mengaku, Yarsis selaku pengelola RSIS juga mempersiapkan syarat untuk pengajuan izin operasional. Diperkirakan proses pengajuan izin operasional tersebut membutuhkan waktu tiga bulan.
Hal senada diungkapkan Ketua Pengurus Yarsis Zaenal Mustaqim. Menurutnya, secara tahapan RSIS akan membuka pelayanan kesehatan mulai dari IGD terlebih dahulu. Selanjutnya, RSIS akan buka secara penuh jika izin operasional sudah turun yang diperkirakan sekitar tiga bulan. Pada proses izin tersebut, nantinya akan dilakukan visitasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo ke RSIS.
“Untuk izin operasional, kami akan mengajukan untuk Tipe C sehingga berbeda dibandingkan sebelumnya, yakni Tipe B,” ujarnya.
Zaenal menambahkan, saat ini untuk IGD sudah sudah siap dibuka dan dimulai pada 11 Maret nanti. Pihaknya masih perlu membersihkan ruangan dan set ulang atau kalibrasi peralatan medis.Kesiapan lainnya berkaitan data rekam medis pasien di RSIS Pabelan, Kartasura. Data tersebut masih utuh dan bisa dipakai untuk memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat. (erlano putra)















Facebook Comments