Kematian Kasus Positif Corona Melejit Menjadi 66 Orang, Kematian Terbanyak di Grogol

Data kematian kasus positif corona di Sukoharjo, update per 11 November 2020.

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Berdasarkan update per 11 November kemarin, ada kenaikan 30 kasus positif corona. Saat ini, akumulasi kasus positif corona di Sukoharjo sudah mencapai 1.267 kasus. Dari jumlah tersebut, 935 orang sembuh dan 66 orang meninggal dunia. Kasus kematian dalam beberapa terakhir menunjukkan tren kenaik. Dari 66 kasus kematian kasus positif corona, kasus terbanyak ada di Kecamatan Grogol sebanyak 14 kasus kematian.


“Berdasarkan update 11 November kemarin, kasus positif corona masih menunjukkan tren kenaikan. Dari 1.267 kasus positif corona, kasus kematian sudah mencapai 66 orang,” jelas Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Kamis (12/11/2020).

Berdasarkan data website www.coronasukoharjo.go.id, setelah Grogol dengan 14 kematian kasus positif corona, disusul Kecamatan Kartasura 12 kasus, Baki dan Sukoharjo masing-masing delapan kasus. Kemudian Kecamatan Nguter, Bendosari, dan Polokarto masing-masing lima kasus, Mojolaban empat kasus, Gatak tiga kasus, dan Kecamatan Bulu dua kasus kematian.

Hingga saat ini, hanya Kecamatan Weru dan Tawangsari yang belum terdapat kematian untuk kasus positif corona. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona mengimbau warga Sukoharjo untuk tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus.

Saat ini, masih terdapat 266 kasus positif corona aktif di Sukoharjo yang tersebar di 12 kecamatan. Masing-masing Kecamatan Grogol 48 orang, Kartasura 59 orang, Mojolaban 33 orang, Sukoharjo 15 orang, Baki 41 orang, Tawangsari dua orang, Nguter empat orang, dan Bendosari 16 orang. Kemudian Kecamatan Polokarto 20 orang, Bulu 12 orang, Weru empat orang, dan Kecamatan Gatak 12 orang. (erlano putra)

Erlano Putra:
Tinggalkan Komentar