Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Berdasarkan update per 6 Februari kemarin, ada kenaikan enam kasus kematian yang berasal dari lima kecamatan. Masing-masing Kecamatan Tawangsari dua orang, dan Bendosari, Mojolaban, Grogol, dan Kartasura masing-masing satu orang. Saat ini, total kasus kematian positif corona di Sukoharjo mencapai 280 orang. Kasus kematian positif corona terbanyak di Kecamatan Kartasura sebanyak 53 orang.
“Berdasarkan update 6 Februari kemarin, kasus positif corona kembali mengalami kenaikan 29 kasus. Dari 4.206 kasus positif corona di Sukoharjo, kasus kematian sudah mencapai 280 orang,” jelas Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Minggu (7/2/2021).
Berdasarkan data website www.coronasukoharjo.go.id, setelah Kartasura dengan 53 kematian, disusul Kecamatan Mojolaban 40 orang, Sukoharjo 33 orang, Baki 31 orang, kemudian Grogol 30 orang, Nguter 18 orang. Kemudian Kecamatan Bendosari 17 orang, Tawangsari 15 orang, Polokarto 14 orang, Weru 14 orang, Bulu sembilan orang, serta Kecamatan Gatak enam orang.
Kasus positif dan juga kematian positif corona terus naik setiap harinya. Untuk itu, Yunia berharap masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan dengan sabun. Disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan diyakini mampu memutus penyebaran virus corona.
Saat ini, masih ads 432 kasus positif corona aktif yang tersebar di 12 kecamatan. Masing-masing Kecamatan Kartasura 119 orang, Baki 31 orang, Grogol 56 orang, Mojolaban 43 orang, Sukoharjo 78 orang, Nguter 15 orang, dan Bendosari 34 orang. Kemudian Kecamatan Tawangsari 10 orang, Polokarto 10 orang, Bulu 10 orang, Weru 20 orang, dan Kecamatan Gatak enam orang. (erlano putra)
Tinggalkan Komentar