
Sukoharjonews.com – Kemarau panjang menjadi salahsatu penyebab naiknya kasus kebakaran di Kabupaten Sukoharjo tahun 2023. Berdasarkan data Pemadam kebakaran Satpol PP Sukoharjo, tercatat ada 437 kasus kebakaran di Sukoharjo. Padahal, di tahun 2022 kebakarandi Sukoharjo hanya tercatat 99 kasus.
“Naiknya memang cukup signifikan karena mencapai 300%. Salah satu penyebabnya karena kemarau panjang,” ungkap Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Sukoharjo, Margono, Senin (15/1/2024).
Dikatakan Margono, dari total kasus kebakaran di tahun 2023, kerugian muncul diperkirakan mencapai Rp7 miliar. Dalam kasus kebakaran di 2023 juga mengakibatkan satu orang meninggal dunia, tiga orang patah tulang, dan dua orang luka bakar.
“Sesuai data, dari 437 kasus kebakaran, penyebab paling banyak didominasi karena korsleting listrik,” katanya.
Meski begitu, Margono mengaku tidak sedikit juga kekabaran karena tabung gas, kelalaian, dan membakar sampah sembarangan.
Naiknya kasus kebakaran secara umum dipicu karena kemarau panjang. Pasalnya, sekitar 60% lebih merupakan penanganan kejadian kebakaran lahan kosong dan kebun atau hutan milik masyarakat.
“Saya harap di tahun 2024 ini kasus kebakaran tidak meningkat seperti tahun 2023 lalu, dan tidak ada korban jiwa,” tambah Margono. (nano)



Facebook Comments