Tak Berkategori  

Kebocoran BYD PLUS DM-i 2025 Mengungkap Kenaikan Harga dan Peningkatan Tenaga

banner 468x60
BYD PLUS DM-i 2025. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – BYD, raksasa kendaraan listrik (EV) asal China, telah memicu diskusi online dengan bocoran informasi mengenai Song PLUS DM-i 2025 mendatang.


Dikutip dari Gizmochina, Selasa (23/7/2023), menurut Zhidian Travel, perkiraan harga pemotongan dealer (harga saat dealer membeli mobil dari produsen) untuk Song PLUS DM-i baru dimulai dari 150.000 yuan atau Rp334,5 jutaan, yang menunjukkan potensi kenaikan harga eceran akhir.

Song PLUS DM-i 2025 kabarnya akan hadir dalam empat varian: Noble 112KM, Honor 112KM, Flagship 160KM, dan Flagship PLUS 160KM. Bocoran harga pemotongan untuk model ini berkisar antara 150.000 yuan hingga 170.000 yuan atau Rp334,5 jutaan hingga Rp379,1 jutaan, menunjukkan kenaikan harga dibandingkan dengan Song PLUS DM-i Honor Edition saat ini.

Sebagai perbandingan, Song PLUS DM-i Honor Edition saat ini mulai dari 128.800 yuan atau Rp287 jutaan, dengan trim lainnya mulai dari 139.800 yuan hingga 159.800 yuan atau Rp311,7 jutaan hingga Rp356,3 jutaan.

Song Pro DM-i yang sedikit lebih kecil berada di kisaran 109.800 yuan hingga 139.800 yuan atau Rp244,8 jutaan hingga Rp311,7 jutaan, sedangkan BYD Tang DM-i yang lebih besar berkisar antara 179.800 yuan hingga 219.800 yuan atau Rp400,9 jutaan hingga Rp490,1 jutaan.


Meskipun ada potensi kenaikan harga, Song PLUS DM-i 2025 menawarkan beberapa peningkatan yang menarik. Model baru ini akan mengadopsi teknologi hybrid DM generasi kelima BYD, menampilkan mesin 1,5 liter dengan keluaran tenaga maksimum 74 kilowatt.

Hal itu mewakili sedikit penurunan sebesar 7 kilowatt dibandingkan model saat ini. Namun, kabar baiknya datang dalam bentuk motor penggerak listrik, yang mengalami peningkatan daya signifikan sebesar 15 kilowatt, sehingga mencapai output maksimum 160 kilowatt.

Opsi baterai tetap tidak berubah, dengan Song PLUS DM-i 2025 menawarkan baterai lithium iron phosphate blade 18,3kWh dan 26,6kWh yang sama seperti pendahulunya. Baterai ini menghasilkan peningkatan jangkauan listrik murni dalam kondisi WLTC (Worldwide Harmonized Light Vehicle Test Cycles), yang mencapai 91 km (56 mil) untuk baterai yang lebih kecil dan 128 km (79 mil) untuk baterai yang lebih besar.

Selain itu, model baru ini menjanjikan peningkatan efisiensi bahan bakar, dengan angka serendah 4,95L/100km (47,8 MPG) dan 4,98L/100km (47,4 MPG). Harga resmi dan tanggal rilis masih belum diumumkan oleh BYD. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *