Kanada Tertarik Investasi di Jateng, Sektor Ini yang Dibidik

Duta Besar Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton saat bertemu Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi. (Foto: Dok Pemprov Jateng)

Sukoharjonews.com (Semarang) – Provinsi Jawa Tengah menarik pemerintah luar negeri untuk menanamkan investasinya. Salah satunya adalah Pemerintah Kanada yang datang langsung ke Jawa Tengah melalui Duta Besar Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton.

Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Kanada tertarik ingin berinvestasi di sektor pertanian dan kesehatan. Jess Dutton mengatakan kunjungannya ke Jawa Tengah merupakan bagian dari agenda pertemuan, sekaligus penjajakan peluang kerja sama antara Kanada dan Indonesia, khususnya dengan Pemprov Jateng. Ketertarikan tersebut muncul karena Jawa Tengah dinilai memiliki potensi ekonomi terbarukan, serta iklim investasi yang cukup menjanjikan.

“Jadi, merupakan suatu kehormatan besar bagi saya untuk berada di sini hari ini, dan saya ingin mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan kepada saya di Jawa Tengah,” ujar Dutton, dikutip dari laman Pemprov Jateng, Sabtu (7/3/2026).

Ia menambahkan, Kanada dan Indonesia baru saja menandatangani perjanjian perdagangan bebas atau Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), yang rencananya akan diratifikasi tahun ini. Perjanjian tersebut diharapkan dapat membuka peluang lebih luas, untuk perdagangan dan investasi antara kedua negara.

“Karena itu, kami sedang melihat berbagai peluang potensial untuk perdagangan dan investasi antara kedua negara kita, dan tentu saja Jawa Tengah sangat penting dalam hal itu. Kami berharap dapat melakukan lebih banyak kerja sama di sini,” terangnya.

Menurut Dutton, Kanada memiliki teknologi unggulan di bidang pertanian dan layanan kesehatan, yang dapat mendukung pengembangan sektor tersebut di Jawa Tengah. Saat ini Kanada juga telah menjalankan sejumlah program di Jawa Tengah untuk membantu petani kecil, agar pertanian mereka lebih berkelanjutan, serta meningkatkan efisiensi pemanfaatan lahan.

“Pada tingkat komersial, kami memiliki sejumlah teknologi yang relevan untuk pertanian berskala lebih besar di sini. Selain itu, Kanada juga merupakan pemasok penting potash bagi Indonesia, yang digunakan petani sebagai bagian dari pupuk mereka,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, menyambut baik ketertarikan Kanada untuk memperluas kerja sama investasi di wilayahnya. Menurutnya, Jawa Tengah memiliki potensi besar di berbagai sektor, termasuk ekonomi terbarukan.

“Yang Mulia Duta Besar Kanada dengan stafnya sudah datang ke sini. Beliau tertarik dengan Provinsi Jawa Tengah untuk melakukan kerja sama investasi. Karena di Jawa Tengah, pertama, ekonomi terbarukan sudah ada. Kemudian yang kedua, daerah kita sangat konsen terkait investasi,” kata Luthfi.

Dia menambahkan, nilai investasi yang masuk ke Jawa Tengah saat ini mencapai sekitar Rp88,6 triliun, dengan sebagian berasal dari luar negeri. Namun, kontribusi investasi dari Kanada masih relatif kecil.

“Hampir Rp88,6 triliun investasi yang datangnya dari luar, dan Kanada saat ini masih di urutan ke-40. Saya berharap Kanada dapat berinvestasi lebih giat, sehingga bisa ikut memajukan Provinsi Jawa Tengah,” tambahnya. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar