Sukoharjonews.com – Nikon telah mengumumkan kamera sinema pertamanya, Nikon ZR, yang menandai debut seri Z Cinema terbaru. Kamera full-frame ultra-ringan ini dirancang untuk sinematografer pemula dan kreator profesional, menggabungkan keahlian pencitraan Nikon dengan ilmu warna RED.
Dikutip dari Gizmochina, Sabtu (20/9/2025), ZR merekam secara internal hingga 6K/60p 12-bit RAW menggunakan codec R3D NE RAW terbaru, yang berbasis pada format R3D RAW RED. Kamera ini menawarkan rentang dinamis lebih dari 15 stop dan mendukung Log3G10 dan REDWideGamutRGB, memastikan reproduksi warna yang konsisten dengan kamera RED seperti V-RAPTOR [X] dan KOMODO-X.
Dua opsi ISO dasar, 800 dan 6400, memberikan fleksibilitas untuk kondisi terang atau redup, sementara ISO tetap dapat disesuaikan sepenuhnya dalam pascaproduksi. Kamera ini juga mendukung N-RAW, ProRes RAW, dan format tambahan untuk alur kerja yang beragam.
Monitor LCD DCI-P3 4 inci yang besar memberikan kecerahan tinggi untuk penggunaan di luar ruangan, mengurangi ketergantungan pada layar eksternal. Pengguna dapat melihat pratinjau tampilan secara real-time dengan hingga sepuluh LUT yang tersimpan, termasuk Creative LUT Kit dari RED. Mode Sinematik baru menyederhanakan pengaturan dengan menerapkan rana 180 derajat secara otomatis, perekaman 24 fps, dan RED Cine Bias Picture Control.
ZR memperkenalkan perekaman audio float 32-bit dengan mikrofon internal dan eksternal, yang pertama untuk kamera sinema. Kamera ini mengintegrasikan teknologi OZO Audio Nokia, yang memungkinkan perekaman suara terarah dengan lima pola pengambilan yang dapat dipilih. Dudukan aksesori digital memungkinkan daya langsung dan komunikasi dua arah dengan perangkat pendukung, seperti mikrofon shotgun ME-D10 baru, dengan harga $339,95.
Stabilisasi gambar mencapai 7,5 stop, dibantu oleh dudukan Z Nikon, yang mendukung beragam lensa asli dan yang diadaptasi. Performa autofokus ditenagai oleh prosesor EXPEED 7 Nikon dan deteksi subjek berbasis AI, yang mencakup orang, hewan, dan kendaraan, dengan kemampuan melacak wajah kecil yang hanya menempati 3 persen dari bingkai. Kecepatan dan sensitivitas AF dapat disesuaikan untuk kontrol kreatif.
Bodi paduan magnesium tanpa kipas ZR tahan debu dan tetesan, dirancang untuk pemotretan panjang dengan perekaman tanpa gangguan hingga 125 menit. Pengiriman daya USB mendukung sesi yang diperpanjang untuk acara atau wawancara. Bodinya berbobot 1,19 lb dengan jarak flensa 16 mm yang pendek untuk adaptasi lensa yang lebih baik.
Fitur tambahannya meliputi penyesuaian sudut rana dari 5,6° hingga 360°, preset gerakan lambat pada 4K/120p dan Full HD/240p, rotasi video vertikal otomatis, indikator lampu tally, dan kompatibilitas dengan Frame.io Camera to Cloud. Kamera ini juga mewarisi beberapa fungsi foto diam dari Z6III, termasuk preset lanskap bintang dan alat dehaze.
Harga & Ketersediaan
Kamera Sinema Nikon ZR akan tersedia pada akhir Oktober 2025 dengan harga USD2.199,95 atau Rp36 jutaan untuk bodinya. Pilihan kit termasuk bundel dengan NIKKOR Z 50mm f/1.8 (USD2.749,95 atau Rp45,1 jutaan), NIKKOR Z 35mm f/1.4 (USD2.849,95 atau Rp46,7 jutaan), atau NIKKOR Z 24-50mm f/4-6.3 (USD2.499,95 atau Rp41 jutaan). (nano)
Tinggalkan Komentar