Kacamata Google Augmented Reality, Saingan Terbesar Apple Vision Pro Dibatalkan Lebih Awal

Kacamata Google Augmented Reality. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Google dikenal karena meluncurkan proyek baru yang ambisius, tetapi juga sering membatalkannya. Contoh terbaru adalah Stadia, layanan streaming game yang diumumkan dengan harapan besar beberapa tahun lalu. Namun, proyek tersebut ditutup pada awal tahun 2023 setelah menghabiskan jutaan dolar untuk itu. Sekarang, perusahaan telah membatalkan rencananya untuk proyek lain, kacamata augmented reality Google generasi berikutnya.

Dilansir dari Gizmochina, Minggu (2/7/2023), kacamata AR, VR, dan MR lebih populer saat ini daripada sebelumnya. Seri Quest Facebook dan Vision Pro Apple yang akan datang hanyalah dua contoh dari banyak perkembangan menarik di ruang ini. Namun, Google telah membuat keputusan yang mengejutkan, perusahaan telah membatalkan rencananya untuk kacamata augmented reality generasi berikutnya.

Google sedang mengerjakan sebuah proyek bernama Iris, sepasang perangkat mirip kacamata ski yang akan menghamparkan informasi digital ke dunia nyata, seperti petunjuk arah, terjemahan, dan data berguna lainnya. Project Iris diharapkan menjadi pesaing utama Apple’s Vision Pro. Namun, proyek tersebut menghadapi beberapa tantangan.

Karyawan Google menjadi frustrasi dengan perubahan terus-menerus pada strategi untuk Iris. Hal ini menyebabkan semangat rendah di antara tim. Selanjutnya, pada tahun 2021, Clay Bavor, kepala AR/VR Google, keluar dari perusahaan. Ini membuatnya semakin sulit untuk melanjutkan proyek, dan akhirnya dibatalkan. Namun, ini tidak berarti Google menyerah pada teknologi AR/VR.

Perusahaan sekarang fokus pada pengembangan platform perangkat lunak untuk AR, seperti Android XR. Platform ini akan memungkinkan pengembang membuat pengalaman AR untuk berbagai perangkat, termasuk smartphone, tablet, dan headset. Masa depan AR masih belum pasti. Namun, dengan investasi berkelanjutan dari perusahaan seperti Google, AR kemungkinan akan menjadi teknologi yang lebih utama di tahun-tahun mendatang. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar