
Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Prestasi kembali diraih oleh Kabupaten Sukoharjo. Kali ini, Sukoharjo menjadi Terbaik 2 nasional untuk Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kabupaten/Kota. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, dari Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly, di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta Pusat, Kamis (2/12/2021).
“Alhamdulillah, penghargaan kembali kita peroleh. Ini akan menjadi motivasi bagi kami di daerah untuk terus memberikan informasi produk hukum kepada masyarakat luas,” kata Bupati.
Bupati berharap, kualitas JDIH terus meningkat dan menjadi lebih baik dengan dukungan sarana dan prasarana. Selain itu, juga selalu melakukan inovasi dan perbaikan JDIH di Kabupaten Sukoharjo sehingga menjadi lebih baik.
Sedangkan Kabag Hukum Setda Pemkab Sukoharjo, Retno Widiyanti Budiningsih, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut digelar dalam rangka mendorong peningkatan kinerja anggota JDIH. Dengan penghargaan tersebut akan memberikan motivasi Kabupaten Sukoharjo dalam pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum yang lebih baik setiap tahunnya.
Menurutnya, event tersebut dalam rangka pelaksanaan Peraturan Presiden RI Nomor 33 Tahun 2012 tentang Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN). JDIH Award dimaksudkan untuk mendorong Kabupaten/kota agar lebih meningkatkan pengelola JDIH di masing-masing daerah agar pelayanan informasi produk hukum kepada publik bisa optimal, cepat, dan akurat.
“Penghargaan ini akan menjadi refleksi untuk kami agar prestasi di tahun yang akan datang bisa kami tingkatkan lagi,” ujar Retno.
Indikator penilaian sendiri dilihat dari segi dasar hukum kelembagaan, sarana/prasarana, SDM pengelola JDIH, sistem pengelolaan, dan kegiatan serta inovasi yang diciptakan oleh pengelola JDIH. Sebelumnya, Pemkab Sukoharjo sebelumnya juga telah meraih Juara Pertama Pengelolaan JDIH Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah yang diterima pada tanggal 30 Agustus 2021. (erlano putra)



Facebook Comments