Jateng Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan dengan Penguatan Ekonomi Halal

banner 468x60
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. (Foto: Dok Pemprov Jateng)

Sukoharjonews.com (Semarang) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menetapkan sektor pariwisata berkelanjutan dan penguatan ekonomi halal berbasis syariah, sebagai prioritas utama pembangunan pada 2027. Langkah strategis itu diambil guna menangkap potensi pasar wisatawan mancanegara, khususnya dari kawasan Timur Tengah.

“Untuk tahun 2027, Jawa Tengah kita arahkan pada sektor pariwisata dan penguatan ekonomi, lewat ekonomi halal berbasis syariah. Ini menjadi prioritas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif,” ujar Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, dikutip dari laman Pemprov Jateng, Selasa (10/2/2026).

Gus Yasin-sapaan akrabnya-mengungkapkan, tren kunjungan wisatawan luar negeri ke Jawa Tengah menunjukkan peningkatan signifikan. Berdasarkan analisis data, segmen wisatawan dari Timur Tengah menjadi salah satu pasar yang paling potensial, jika didukung dengan ekosistem yang tepat.

“Wisatawan mancanegara banyak juga dari Timur Tengah. Mereka sangat senang dengan destinasi yang berstatus ramah muslim (muslim-friendly tourism). Saat ini, ekosistem tersebut sudah mulai tumbuh di beberapa wilayah, seperti Karanganyar, Wonosobo, dan Temanggung,” paparnya.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemprov Jateng akan membangun sistem aglomerasi pariwisata, salah satunya di wilayah Semarang Raya. Nantinya, seluruh pelaku pariwisata akan dikoneksikan, agar dapat mempromosikan destinasi secara masif dan terpadu.

Meski berfokus pada ekonomi halal, Gus Yasin menekankan, daya tarik wisata tidak akan maksimal jika tidak dibarengi dengan kebersihan lingkungan. Dia tidak ingin wisatawan, baik domestik maupun internasional, hanya disuguhi pemandangan sampah saat berkunjung ke Jawa Tengah.

“Kita dukung penuh program Asta Cita Bapak Presiden, termasuk menciptakan lingkungan yang asri, aman, dan bersih. Kami mengajak seluruh stakeholder untuk bergerak bersama membersihkan lingkungan,” tambah wagub.

Dijelaskan, rencana pembangunan 2027 ini juga tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan. Selain mempromosikan wisata, pemerintah memperketat izin industri di wilayah hulu (pegunungan) dan hilir (pantai) guna menjaga ekosistem tetap terjaga.

Langkah itu diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata dengan kelestarian alam Jawa Tengah, sehingga menjadi magnet bagi investasi hijau di masa depan. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *