Sukoharjonews.com – Pengemasan sachet dipergunakan untuk mengemas produsen untuk memberikan penampilan menarik dipasarkan. Bahan dasar yang digunakan adalah kertas karton, lilin, pati, dan bahan penyerap lainnya. Kemasan sachet yang berbentuk sederhana guna menjaga kelembaban agar tidak terkena sinar matahari secara langsung, yang nantinya akan menyebabkan penyusutan barang.
Dilansir dari LinkedIn, Rabu (3/1/2024), kemasan sachet terkadang dianggap sama dengan kemasan sekali pakai. Padahal kedua benda tersebut memiliki kualitas yang berbeda. Sebaiknya apabila ingin melakukan daur ulang bahan lebih memilih dengan menggunakan kemasan sachet asalkan masih memiliki nilai yang berkualitas saat dipakai. Kemasan sachet memiliki nilai jual yang murah dan ramah lingkungan dengan mengolahnya generik dari bahan yang telah diformulasikan sebelumnya.
Kemasan sachet yang telah dikumpulkan dan dibersihkan bisa diolah kembali menjadi tas yang lebih ramah lingkungan serta memiliki nilai seni yang kreatif. Bentuk kreasi dari kemasan sachet tidak hanya berbentuk tas saja tetapi bisa juga dalam bentuk sesuai ukuran dan motif yang diinginkan.
Beberapa cara penggunaan kemasan sachet dengan kreatif dapat memiliki nilai jual yang tinggi serta mengurangi sampah an-organik yang susah untuk diurai. Dari sumber sampah bisa menjadi sumber mata pencaharian yang halal dan bermanfaat untuk masyarakat. Barang yang dihasilkan juga memiliki kelebihan tahan air, awet dan menarik anak milenial.(Myatun-Mg2/cita)
q
Tinggalkan Komentar