Jalan Rusak Telukan Dicor, Sekaligus Dibuatkan Saluran Air

Proses perbaikan jalan di ruas Telukan-Parangjoro dimana jalan dibeton dan dibuatkan saluran air. (Foto diambil tanggal 3 November 2021).

Sukoharjonews.com (Grogol) – Kerusakan jalan yang terjadi di ruas jalan Telukan-Parangjoro sudah cukup parah. Saat hujan, jalan penuh dengan air karena tidak adanya saluran air di lokasi tersebut. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo sudah melakukan perbaikan dengan meningkatkan jalan dengan pengecoran sekaligus dibangun saluran air.


“Kondisi jalan di ruas itu rusak parah karena air tidak bisa mengalir. Hal itu karena tidak ada saluran airnya,” terang Kepala DPUPR Sukoharjo, Bowo Sutopo Dwi Atmojo, Minggu (28/11/2021).

Dikatakan Bowo, kemungkinan pengertian masyarakat perbaikan jalan dilakukan mulai Telukan-Cuplik, tapi kemampuan anggaran tahun ini baru sekitar 500-600 meter di sekitar jalan rusak yang berada di Telukan saja.

“Tahun ini, selain meningkatkan jalan dengan dicor, juga dikerjakan saluran airnya. Saat ini belum selesai secara administrasi meski secara fisik sudah selesai dikerjakan,” ujarnya.

Bowo mengatakan, untuk peningkatan jalan di ruas tersebut dianggarkan Rp1 miliar lebih dengan panjang 500-600 meter. Dengan peningkatan berupa cor dan dibuatkan saluran air, diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk kerusakan jalan di kawasan tersebut.

“Visual di lapangan sudah selesai, tapi proses benar-benar selesai jika sudah cek lapangan dan ada hasilnya. Sebelum itu kami belum berani menerima hasil pekerjaan,” tambah Bowo.

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, ruas jalan Telukan-Parangjoro tersebut rusak parah beberapa waktu lalu. Bahkan, kerusakan tersebut mendapat perhatian Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, yang lantas melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi. Kerusakan yang terjadi, jalan penuh dengan lubang yang digenangi air sehingga menyulitkan pengguna jalan.

Sembari menunggu proses lelang perbaikan, DPUPR melakukan perbaikan sementara dengan cara mengurug jalan dengan pasir-batu (sirtu). Hal itu dilakukan untuk menambal lubang agar jalan bisa dilalui.(erlano putra)

Erlano Putra:
Tinggalkan Komentar