Jaga Stabilitas Harga dan Ketahanan Pangan Nasional, Bulog Gerak Cepat Serap Gabah Petani

Bulog Cabang Bombana dan Merauke gerak cepat menanggapi informasi terkait gabah petani yang tidak terserap di wilayah masing-masing. (Foto: Dok. Bulog)

Sukoharjonews.com (Jakarta) – Penyerapan gabah petani terus dilakukan oleh Badan Urusan Logistik (Bulog). Seperti yang dilakukan di Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara. Hal itu dilakukan setelah beredar informasi gabah petani tidak terserap.

Bulog Cabang Bombana di bawah Kanwil Sultra langsung turun ke lapangan bersama jajarannya untuk memastikan gabah petani terserap dengan baik. “Kondisi tersebut terjadi akibat panen yang berlangsung serentak sehingga beberapa penggilingan mengalami kelebihan kapasitas,” ujar Pemimpin Bulog Cabang Bombana, Aang Fahri, dikutip dari laman KabarBUMN, Selasa (28/10/2025).

Menindaklanjuti situasi itu, Bulog Cabang Bombana segera menyerap seluruh gabah yang sempat menumpuk.

Kini hanya tersisa sekitar 20 ton yang proses penyalurannya tengah dialihkan ke mitra penggilingan makloon. Langkah cepat ini menjadi bentuk komitmen Bulog dalam melindungi petani agar hasil panen mereka tidak rusak dan tetap terbeli dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.

Upaya ini juga sekaligus menjaga stabilitas pasokan serta harga di tingkat petani. Tak hanya di Sulawesi Tenggara, semangat serupa juga ditunjukkan Bulog Cabang Merauke. Daerah yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan utama di kawasan timur Indonesia ini berhasil mencatat capaian penyerapan gabah dan beras yang impresif.

Hingga saat ini, Bulog Cabang Merauke telah menyerap sebanyak 118 ton gabah dari target 119 ton, atau setara 99,26 persen. Sementara untuk beras, realisasi penyerapan mencapai 16 ribu ton dari target 15 ribu ton, atau 106,15 persen.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa program serapan gabah dan beras di Merauke berjalan optimal serta memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional, terutama di wilayah perbatasan Indonesia.

Upaya penyerapan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Pada Jumat (24/10), Gudang Bulog Merauke mendapat kunjungan dari Bupati Merauke, Tenaga Ahli Kementerian Pertanian, Satgas Pangan, serta Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Merauke Yoseph B. Gebze menyampaikan apresiasinya terhadap peran aktif Bulog dalam menyerap hasil panen petani.

“Kami berterima kasih kepada Bulog yang kembali menyerap seluruh beras produksi petani Merauke.

“Ini sangat membantu masyarakat dan menjadi langkah nyata untuk memastikan hasil panen petani terserap dengan baik,” ujar Bupati Merauke.

Dengan keberhasilan di Merauke yang melampaui target dan langkah cepat di Konawe Selatan, Bulog kembali menegaskan peran strategisnya dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Tindakan nyata ini juga melindungi petani dari potensi kerugian akibat kelebihan produksi. Komitmen tersebut menjadi bagian penting dari upaya Bulog untuk terus hadir di seluruh daerah, memperkuat rantai pasok pangan, serta memastikan ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dalam kondisi aman dan terjaga. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar