Sukoharjonews.com – iQOO telah meluncurkan headset gaming “over-ear” terbarunya bersamaan dengan iQOO 16 dan iQOO Pad Ultra. Headset ini dibanderol dengan harga 699 yuan atau Rp1,8 jutaan dan dirancang agar dapat digunakan di berbagai platform, mulai dari PC desktop hingga perangkat gaming portabel seperti Steam Deck dan Nintendo Switch 2.
Spesifikasi Headset Gaming iQOO
Dilansir dari Gizmochina, Senin (5/10/2026), headset ini memiliki berat 251 gram, tergolong ringan untuk model gaming nirkabel. Alih-alih menggunakan bahan kulit sintetis seperti biasanya, iQOO menggunakan kain yang memiliki sirkulasi udara baik untuk bantalan telinga serta desain “headband” gantung untuk membantu pembuangan panas selama sesi penggunaan yang lama. Terdapat pencahayaan ambien pada “earcup” yang dapat disinkronkan secara dinamis dengan ponsel iQOO yang kompatibel, selain efek statis dan “breathing” (berkedip perlahan) standar.
Untuk konektivitas, headset ini mendukung empat metode koneksi: Bluetooth 5.4, opsi kabel standar, dan koneksi nirkabel 2,4GHz melalui “dongle” dengan latensi rendah. “Dongle”-nya sendiri praktis karena dilengkapi konektor USB-C dan USB-A, sehingga memudahkan peralihan penggunaan antara PC, PS5, atau konsol portabel.
Perangkat ini mendukung koneksi simultan hingga tiga perangkat dan mengklaim latensi “end-to-end” sebesar 47ms. Seperti halnya banyak headset nirkabel USB lainnya, konsol Xbox tidak termasuk dalam daftar kompatibilitas. Untuk urusan audio, headset ini mengandalkan driver 40mm dan chip BES2710Y-8X. Implementasi audio spasialnya berbeda tergantung pada platform yang Anda gunakan. Di Windows, iQOO bermitra dengan THX untuk menghadirkan THX Spatial Audio+ melalui perangkat lunak desktopnya, yang mensimulasikan konfigurasi surround 7.1.4.
Pada perangkat seluler, headset ini menggunakan teknologi audio spasial eksklusif milik iQOO. Tersedia pula fitur “adaptive active noise cancellation” (ANC) dengan mode transparansi, serta dukungan “voice chat” melalui mikrofon “boom” yang dapat dilepas-pasang dan susunan multi-mikrofon internal untuk meredam kebisingan.
Terkait daya tahan baterai, iQOO mengklaim headset ini mampu bertahan hingga 150 jam dalam sekali pengisian daya untuk pemutaran musik dengan fitur ANC dan pencahayaan dimatikan. Untuk aktivitas gaming dengan ANC aktif, durasinya menjadi 68 jam. Pengisian daya dilakukan melalui port USB-C dan memakan waktu sekitar dua setengah jam.
Meskipun headset ini dapat digunakan dengan perangkat iOS dan Android standar melalui aplikasi Vivo Headphones, iQOO tetap menjaga beberapa fitur perangkat lunak agar eksklusif bagi ekosistemnya sendiri. Jika menggunakan perangkat vivo atau iQOO yang kompatibel, Anda mendapatkan akses ke “pop-up” pemasangan bertema khusus, alat penerjemahan berbasis AI, dan manajemen multi-perangkat yang lebih mendalam. Headset ini hadir dalam satu pilihan warna, yaitu Speed Black. (nano)
Tinggalkan Komentar