Sukoharjonews.com – Thrifting merupakan istilah yang dipakai ketika Moms membeli baju bekas, tentunya dengan kondisi yang layak pakai. Melalui kegiatan ini, seseorang sudah berperan dalam mengurangi limbah fashion dengan menggunakan kembali pakaian yang digunakan pemilik sebelumnya.
Saat ini, thrift digunakan untuk mendefinisikan tempat yang menjual barang bekas. Bisa juga disebut dengan pasar loak, second hand, atau preloved. Dengan membeli barang bekas layak pakai, Moms bisa tampil fashionable dengan merek ternama tanpa harus keluar budget berlebihan.
Dikutip dari Her World, pada Rabu (14/2/2024), inilah tips membeli barang thrifting bagi pemula:
1. Datang dengan Outfit Sederhana
Ketika Anda ingin pergi melakukan thrifting, pastikan berangkat dengan pakaian casual yang sederhana dan jangan berlebihan. Hal ini bertujuan untuk menghindari kemungkinan buruk dalam perjalanan dan akan memudahkan Anda untuk bergerak bebas serta memudahkan Anda untuk menemukan barang yang Anda suka dengan harga yang normal. Anda perlu tahu bahwa masih terdapat banyak penjual thrift shop yang tidak segan-segan menaikkan harga barang mereka tergantung dengan gaya penampilan pembelinya. Oleh karena itu, untuk mendapatkan barang dan harga yang sesuai Anda perlu datang dengan penampilan yang sederhana.
2. Lihat Kualitas Barang
Temukan barang yang membuatmu nyaman itu sangat penting, apalagi jika Anda sedang melakukan thrifting untuk mencari pakaian. Saat melihat-lihat barangnya, pastikan untuk memeriksa dengan seksama. Apakah ada kerusakan, noda, atau tanda-tanda keausan yang signifikan pada barang tersebut. Selain itu, periksa juga label atau merek barang tersebut jika memungkinkan. Beberapa barang thrift mungkin berasal dari merek-merek terkenal atau berkualitas tinggi, dan memperhatikan hal ini dapat membantu Anda menemukan barang yang bernilai dengan harga yang terjangkau.
3. Berani Menawar
Tak perlu ragu untuk menawar sekalipun label harga sudah di tempelkan. Tak jarang, banyak penjual memberikan harga lebih murah dari label karena ingin cepat barangnya terjual, tentunya ini akan menguntungkan Anda. Terutama jika Anda merasa harga tersebut terlalu tinggi dan lakukan penawaran dengan sopan karena bisa jadi meskipun tawaran yang Anda buat ditolak, Anda masih dapat mencapai kesepakatan harga yang lebih baik atau mendapatkan diskon tambahan.
4. Jangan Terfokus pada Satu Toko
Ketika Anda pergi ke lokasi thrifting biasanya akan terdapat banyak toko dengan berbagai barang yang ditawarkan. Meskipun ada kemungkinan kamu menemukan barang yang Anda cari di toko tersebut, tetapi mengunjungi berbagai toko thrift lain terlebih dahulu sebelum memutuskan membelinya dapat memberi Anda kesempatan untuk menemukan barang yang lebih unik dan beragam. Setiap toko thrift memiliki inventarisasi yang berbeda-beda. Jadi, jangan ragu untuk menjelajahi berbagai toko lain terlebih dahulu untuk mendapatkan barang dan harga yang lebih sesuai.
5. Siapkan Uang Tunai
Tips penting lainnya adalah, pastikan untuk selalu membawa uang tunai. Banyak toko thrift yang mungkin hanya menerima pembayaran tunai, terutama toko-toko kecil atau yang dikelola secara mandiri. Bahkan jika ada toko yang menerima kartu kredit atau pembayaran digital, membawa uang tunai tetap disarankan. Selain itu, memiliki uang tunai juga dapat memudahkan proses transaksi serta menghindari hambatan yang mungkin timbul dalam proses pembayaran elektronik seperti kendala jaringan dan sinyal.
Dalam konteks ekonomi global yang semakin kompleks dan masalah lingkungan yang semakin mendesak, praktik thrifting menjadi semakin relevan. Ini bukan hanya tentang membeli barang dengan harga murah, tetapi juga tentang memahami dampak positif bagi diri sendiri maupun bagi lingkungan sekitar. Melalui praktik thrifting, Anda dapat memainkan signifikan dalam menciptakan dunia yang lebih berkelanjutan dan berdaya tahan.(cita septa)
Tinggalkan Komentar