Ingin Kulit Bersih dan Bercahaya? Cobalah Masker Wajah DIY dari Tepung Jagung Ini

Cara mudah menggunakan tepung jagung untuk wajah. (Foto: Freepik)

Sukoharjonews.com – Tepung jagung kaya akan vitamin dan mineral penting yang dapat membantu memperbaiki kondisi kulit Anda. Simak berbagai resep masker wajah dari tepung jagung ini dan masukkan ke dalam rutinitas perawatan kulit Anda.

Dilansir dari Healthshots, Jumat (2/10/2026), perawatan alami menggunakan bahan-bahan dapur merupakan cara yang telah teruji waktu untuk menjaga kesehatan kulit. Meskipun manfaat tepung kacang arab (gram flour atau besan) bagi kulit sudah banyak diketahui, tahukah Anda bahwa tepung jagung juga bermanfaat bagi kulit? Tepung jagung adalah bahan yang berasal dari jagung. Bahan ini menjadi komponen utama dalam banyak produk perawatan kulit, serta ditemukan dalam pasta gigi, sabun, dan lulur tubuh.

Tepung jagung dapat bermanfaat untuk mengatasi beberapa kondisi kulit, termasuk psoriasis, eksim, jerawat, dan kulit kering. Bahan ini juga dapat membantu mengatasi kerutan dan peradangan. Mari kita bahas lebih lanjut mengenai manfaat tepung jagung untuk perawatan kulit dan cara membuat masker wajah dari tepung jagung di rumah.

Apa saja manfaat tepung jagung untuk kulit?
Meskipun penelitian ilmiah mengenai penggunaan tepung jagung secara topikal (dioleskan) pada wajah masih terbatas, bahan ini semakin populer karena potensi manfaatnya. Berikut adalah rincian keunggulannya, sebagaimana dijelaskan oleh dokter kulit Dr. Seema Oberoi Lall.

1. Mengangkat sel kulit mati secara lembut
Tekstur tepung jagung yang halus namun memiliki sedikit butiran kasar berfungsi sebagai eksfoliator fisik, yang mengangkat sel-sel mati dan kotoran sehingga kulit menjadi lebih halus dan cerah. Hal ini dapat membantu membersihkan pori-pori yang tersumbat dan mencegah timbulnya jerawat.

2. Menyerap kelebihan sebum
Kandungan pati dalam tepung jagung mampu menyerap minyak layaknya spons, menjadikannya pilihan ideal untuk kulit berminyak dan rentan berjerawat. Hal ini dapat membantu mengontrol kilap minyak, menyamarkan tampilan pori-pori, dan mencegah timbulnya jerawat.

3. Meredakan iritasi dan kemerahan
Sifat anti-inflamasi tepung jagung dapat membantu menenangkan kulit yang terbakar sinar matahari, ruam, dan iritasi kulit lainnya. Bahan ini juga dapat meredakan kemerahan dan membantu meratakan warna kulit.

4. Asupan vitamin A dan antioksidan
Tepung jagung mengandung sedikit vitamin A dan antioksidan yang dapat membantu proses regenerasi sel dan produksi kolagen. Hal ini dapat membuat tampilan kulit lebih cerah dan tampak lebih muda, serta berpotensi menyamarkan garis halus dan kerutan.

Masker wajah dari tepung jagung buatan sendiri untuk perawatan kulit
Berikut adalah beberapa masker wajah buatan sendiri berbahan tepung jagung yang bisa Anda coba. Masker-masker ini disesuaikan dengan berbagai masalah kulit.

Untuk kulit berminyak dan rentan berjerawat
1. Madu dan tepung jagung
Campurkan masing-masing satu sendok makan madu dan tepung jagung dengan sedikit perasan air lemon. Hindari penggunaan bahan ini jika kulit Anda sensitif. Madu memiliki sifat antibakteri dan melembapkan, sementara air lemon membantu mencerahkan kulit dan mengecilkan pori-pori.

2. Yogurt dan tepung jagung
Campurkan dua sendok makan yogurt tawar (plain yogurt) dengan satu sendok makan tepung jagung. Kandungan asam laktat dalam yogurt dapat mengeksfoliasi kulit secara lembut dan menyeimbangkan produksi minyak, sehingga sangat cocok untuk kulit yang rentan berjerawat.

3. Tomat dan tepung jagung
Lumatkan setengah buah tomat, lalu campurkan dengan satu sendok makan tepung jagung dan satu sendok teh gula pasir. Tingkat keasaman tomat berfungsi sebagai “astringent” alami, sedangkan gula memberikan efek eksfoliasi ringan.

Untuk kulit kering dan sensitif

1. Alpukat dan tepung jagung
Haluskan setengah buah alpukat dan campurkan dengan satu sendok makan tepung jagung. Alpukat kaya akan minyak yang menutrisi serta vitamin, sehingga ideal untuk kulit kering dan sensitif.

2. Susu dan tepung jagung
Campurkan satu sendok makan madu dengan dua sendok makan susu dan satu sendok makan tepung jagung. Menurut para ahli, susu dan madu memiliki efek menenangkan serta melembapkan, sehingga sangat pas untuk meredakan kulit yang mengalami iritasi.

3. Pisang dan tepung jagung
Lumatkan setengah buah pisang dan campurkan dengan satu sendok makan tepung jagung. Pisang dikenal kaya akan kandungan kalium dan vitamin B6 yang dapat menutrisi serta mencerahkan kulit.

Untuk semua jenis kulit

1. Madu, oatmeal, dan tepung jagung
Campurkan masing-masing satu sendok makan madu, oatmeal, dan tepung jagung. Oatmeal berfungsi mengeksfoliasi kulit secara lembut, sementara madu menutrisi dan tepung jagung menyerap kelebihan minyak, menjadikannya cocok untuk sebagian besar jenis kulit.

2. Kunyit dan tepung jagung
Campurkan setengah sendok teh bubuk kunyit dengan satu sendok makan tepung jagung dan sedikit yogurt atau madu hingga membentuk pasta. Kunyit memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat mencerahkan kulit, sehingga cocok untuk sebagian besar jenis kulit.

3. Mentimun dan tepung jagung
Haluskan setengah buah mentimun bersama satu sendok makan tepung jagung. Mentimun memberikan efek menenangkan dan menghidrasi, menjadikannya masker yang menyegarkan untuk semua jenis kulit.

Cara menggunakan masker wajah tepung jagung dengan benar

• Selalu campurkan tepung jagung dengan bahan lain agar tekstur pasta lebih halus dan untuk mencegah kulit menjadi kering.
• Aplikasikan masker wajah pada kulit yang bersih dan kering.
• Diamkan selama 10 hingga 15 menit, lalu bilas hingga bersih dengan air hangat kuku.
• Tepuk-tepuk wajah hingga kering dan lanjutkan dengan penggunaan pelembap.
• Lakukan uji tempel terlebih dahulu untuk memastikan Anda tidak alergi terhadap bahan-bahan tersebut.
• Gunakan masker ini satu atau dua kali seminggu, tergantung pada kebutuhan kulit Anda.

Hal-hal yang perlu dihindari saat menggunakan tepung jagung pada kulit
Meskipun tepung jagung bisa menjadi tambahan yang sehat dan ekonomis dalam rutinitas perawatan kulit Anda, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

1. Lakukan dengan lembut
Tekstur tepung jagung yang agak kasar mungkin menggoda Anda untuk menggosok kulit dengan kuat, namun ingatlah bahwa kulit Anda itu sensitif! Hindari gosokan keras atau gerakan memutar yang kasar, karena hal ini dapat menyebabkan iritasi dan goresan pada wajah.

2. Jangan berlebihan
Cukup gunakan sedikit saja atau oleskan lapisan pasta yang tipis. Penggunaan tepung jagung yang terlalu banyak dapat membuat kulit menjadi kering dan terasa kasar.

3. Lakukan uji tempel terlebih dahulu
Bahan-bahan yang tampak lembut sekalipun bisa memicu reaksi sensitif; jadi, selalu lakukan uji tempel pada bagian dalam lengan sebelum mengaplikasikannya ke seluruh wajah. Tunggu selama 24 jam dan periksa apakah muncul kemerahan, rasa gatal, atau sensasi terbakar sebelum melanjutkan penggunaan.

4. Dengarkan kondisi kulit Anda
Jika Anda merasakan ketidaknyamanan saat atau setelah menggunakan masker tepung jagung, segera bilas dan hentikan penggunaannya. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kulit jika iritasi berlanjut.

5. Hati-hati dengan bahan sitrus
Meskipun air perasan lemon sering digunakan dalam masker untuk mengatasi jerawat, hindari mencampurnya dengan tepung jagung. Menurut para ahli, kombinasi ini bisa terlalu asam dan menyebabkan iritasi, terutama pada kulit sensitif.

6. Andalan untuk hidrasi
Tepung jagung bisa membuat kulit kering, jadi selalu padukan dengan bahan-bahan yang menghidrasi seperti madu, yogurt, atau alpukat agar kulit tetap terasa nyaman dan ternutrisi.

7. Gunakan secukupnya
Jangan berlebihan dalam menggunakan masker tepung jagung! Cukup gunakan satu atau dua kali seminggu, tergantung pada jenis kulit Anda. Penggunaan yang berlebihan dapat menghilangkan minyak alami kulit dan mengganggu keseimbangan alaminya yang rentan.

8. Batasi waktu pemakaian
Jangan biarkan masker tepung jagung menempel di wajah lebih dari 15 hingga 20 menit. Setelah waktu tersebut, manfaatnya tidak lagi bertambah secara signifikan, dan paparan yang terlalu lama justru dapat membuat kulit menjadi kering.

9. Bahan alami tidak selalu berarti aman
Hanya karena berasal dari tanaman, bukan berarti bahan tersebut pasti aman atau lembut bagi semua orang. Selalu berhati-hati dan perhatikan kebutuhan unik kulit Anda. Konsultasikan dengan dokter kulit jika Anda memiliki masalah atau kondisi kulit tertentu; menurut para ahli, berkonsultasi dengan dokter kulit sebelum mencoba perawatan wajah buatan sendiri (DIY) yang baru—termasuk masker tepung jagung—adalah langkah yang bijak.

Apa saja efek samping penggunaan tepung jagung untuk wajah?
Meskipun tepung jagung menawarkan potensi manfaat bagi beberapa jenis kulit, ada pula potensi dampak negatifnya. Berikut adalah beberapa kemungkinan efek sampingnya:

1. Tekstur yang kasar
Tekstur tepung jagung yang agak kasar dapat menyebabkan iritasi, terutama pada kulit sensitif. Menurut para ahli, menggosok wajah terlalu keras dapat menyebabkan luka gores dan peradangan pada kulit.

2. Penyerapan minyak berlebih
Walaupun awalnya bermanfaat bagi kulit berminyak, tepung jagung dapat menyerap minyak secara berlebihan, sehingga menyebabkan kulit menjadi kering, terasa kencang (ketarik), bahkan mengelupas.

3. Jerawat paradoksikal
Meskipun bertujuan mengontrol minyak, penggunaan tepung jagung yang berlebihan untuk perawatan kulit justru bisa berdampak sebaliknya. Kondisi kulit kering akibat penggunaan tepung jagung dapat memicu produksi sebum, yang berpotensi memperparah jerawat pada sebagian orang.

4. Pori-pori tersumbat
Tekstur tepung jagung yang halus dapat menyumbat pori-pori, terutama pada individu yang rentan mengalami jerawat.

5. Alergi jagung
Orang yang memiliki alergi jagung dapat mengalami reaksi alergi, mulai dari kemerahan dan rasa gatal ringan hingga gejala yang lebih parah seperti biduran, pembengkakan, dan kesulitan bernapas. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar