Ingin Berhenti Merokok Selamanya? Mulailah dengan 7 Kiat dari Ahli Ini

Tips berhenti merokok. (Foto: Freepik)

Sukoharjonews.com – Perjalanan untuk berhenti merokok mungkin tampak sulit, tetapi niat, kesadaran akan gejala putus zat, dan strategi untuk mengendalikan keinginan dapat membantu Anda berhenti merokok.

Dikutip dari Healthshots, Rabu (2/7/2025), merokok merupakan salah satu penyebab kematian utama yang dapat dicegah. Jika Anda berhenti merokok, Anda dapat memperoleh tahun-tahun tambahan kehidupan, menurut penelitian. Meskipun ada kesadaran tentang bahaya kesehatan yang berhubungan dengan merokok seperti kanker, penyakit jantung-paru, dan penyakit pembuluh darah, pertanyaannya tetap, “Bagaimana cara berhenti merokok secara permanen?”

7 kiat untuk berhenti merokok
Merokok dapat memengaruhi hampir setiap organ dalam tubuh. Selain kesehatan fisik, merokok dapat mengganggu kesehatan mental dan mengurangi kualitas hidup. Merokok juga menimbulkan risiko serius bagi mereka yang terpapar asap rokok, termasuk anak-anak. Berhenti merokok meningkatkan sirkulasi, fungsi paru-paru, dan tingkat energi dalam beberapa minggu. Seiring waktu, berhenti merokok juga mengurangi risiko penyakit. Menghentikan kebiasaan merokok memang tidak mudah, tetapi manfaat kesehatan dari berhenti merokok jauh lebih besar daripada tantangannya.

Jadi, berikut cara berhenti merokok secara alami
1. Tetapkan niat untuk berhenti merokok
Pahami efek samping merokok, terlepas dari daya tariknya. Terimalah bahwa merokok adalah masalah, dan Anda siap untuk berhenti. Carilah bantuan dari teman, keluarga, dan dokter Anda.

2. Pahami gejala putus zat akibat tembakau
Carilah bantuan profesional dan pahami gejala putus zat setelah Anda berhenti merokok. Gejalanya meliputi keinginan untuk merokok, kesulitan berkonsentrasi, mudah tersinggung, gelisah, perubahan suasana hati, insomnia, dan peningkatan nafsu makan. Gejala tersebut memuncak dalam tiga hari pertama setelah berhenti merokok dan berangsur-angsur mereda selama empat minggu berikutnya. Jika Anda belajar mengelola gejala putus zat, kemungkinan besar Anda akan berhasil berhenti merokok.

3. Obat-obatan
Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan obat-obatan guna mengendalikan gejala putus zat setelah Anda berhenti merokok (plester nikotin, varenicline, atau bupropion), yang dapat dimulai sebelum atau pada tanggal Anda berhenti merokok.

4. Strategi ACE
Kenali pemicu lingkungan, seperti teh pagi, minuman beralkohol, atau akhir makan, dan gunakan strategi ACE (Avoid Change Escape) untuk mengatasinya seperti yang disebutkan di bawah ini.

– Strategi oral: Kunyah permen karet, minum segelas air, atau makan camilan kecil yang sehat.
– Gangguan perilaku: Terlibat dalam aktivitas yang berulang atau sederhana (mencoret-coret, merajut).
– Gangguan kognitif: Pikirkan tentang apa yang perlu dilakukan (misalnya, pekerjaan, tugas). Buat daftar tugas jika Anda menginginkannya.
– Swadaya: Didik diri Anda sendiri tentang cara berhenti merokok dari buku/materi swadaya di situs web/aplikasi seluler. Bergabunglah dengan kelompok dukungan/cari bantuan dari saluran bantuan untuk mendapatkan dorongan untuk berhenti merokok.
– Zona bebas rokok: Berlakukan kebijakan bebas rokok untuk rumah/kantor/mobil untuk meminimalkan waktu yang dihabiskan dengan orang yang merokok. Tidak boleh menyimpan rokok di rumah/kantor/mobil. Terapkan aturan jauh dari pikiran dan pandangan.
– Olahraga: Berjalan-jalan atau kunjungi pusat kebugaran saat Anda mengalihkan pikiran dari keinginan merokok.
– Bicaralah pada diri sendiri dan visualisasikan diri Anda secara positif: Berpikirlah “ini akan menjadi lebih mudah”, atau visualisasikan diri Anda tidak merokok.

5. Manajemen stres
Stres merupakan hambatan yang sering dilaporkan saat mencoba berhenti merokok dengan mudah. ​​Waspadai gejala-gejala yang berhubungan dengan stres sebagai pemicu utama untuk merokok (ketegangan otot, mudah tersinggung, kesulitan berkonsentrasi, minum alkohol), dan praktikkan strategi untuk melawan stres dan menghindari merokok, seperti:

– Bernapas dalam-dalam
– Imajinasi terbimbing
– Relaksasi otot progresif
– Meditasi singkat
– Peregangan
– Intervensi kesadaran yang difokuskan pada pemisahan hubungan antara keinginan merokok dan merokok

6. Tetapkan tanggal berhenti
Tentukan tanggal berhenti dan kurangi merokok pada tanggal berhenti, atau berhenti sama sekali pada tanggal berhenti. Secara umum, pilih tanggal yang penting bagi Anda, seperti ulang tahun atau hari jadi. Lakukan perubahan gaya hidup sesuai dengan kiat-kiat di atas dan bersiaplah pada ‘Tanggal Berhenti’ dengan strategi untuk melawan semua keinginan merokok.

7. Tekankan alasan untuk berhenti
Tekankan manfaat berhenti setelah tanggal berhenti. Bagikan alasan Anda untuk berhenti dengan teman dekat dan keluarga; ini akan memberikan dukungan tambahan.

Ingat manfaat kesehatan dari berhenti. Pikirkan tentang kemampuan untuk menghemat uang untuk merokok hari ini dan untuk perawatan kesehatan di masa mendatang. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar