Informasi Penting Mengenai Tumit Retak

Menjaga kesehatan tumit.(Foto:La Ode Ahmad)

Sukoharjonews.com – Meskipun tidak membahayakan secara langsung, kondisi tumit retak atau pecah-pecah sering kali mengganggu penampilan. Namun, apabila dibiarkan, kondisi ini dapat memburuk dan berisiko menimbulkan infeksi kulit seperti selulitis. Tumit retak terjadi ketika kulit di bagian bawah tumit mengeras dan menjadi kering, sehingga membentuk celah atau retakan.

Dikutip dari WebMD, Jum’at (18/4/2025), apapun penyebab tumit pecah-pecah, terdapat beberapa langkah penanganan yang dapat dilakukan di rumah, serta cara-cara untuk mencegahnya.

Penyebab Tumit Retak
Kulit yang kering dan menebal di sekitar tumit menjadi faktor utama terjadinya retakan. Tekanan berlebih pada bantalan lemak di tumit dapat memperparah kondisi ini dan menimbulkan celah pada kulit. Siapa pun dapat mengalami tumit pecah-pecah, namun risiko meningkat karena beberapa faktor berikut:

* Penggunaan alas kaki terbuka seperti sandal

* Mandi dengan air panas terlalu lama

* Penggunaan sabun dengan bahan keras

* Kulit yang cenderung kering

* Cuaca dingin dan kering

* Berdiri terlalu lama dalam satu waktu

Kondisi Medis yang Memicu Tumit Pecah-Pecah

Selain faktor eksternal, beberapa kondisi kesehatan juga dapat menyebabkan tumit retak, antara lain:

* Hipotiroidisme, yaitu ketika kelenjar tiroid tidak memproduksi hormon secara cukup

* Dermatosis plantar juvenil, gangguan kulit yang umum pada anak-anak

* Sindrom Sjögren, kondisi autoimun yang mengganggu produksi kelembapan alami tubuh

* Athlete’s foot, infeksi jamur pada kaki

* Taji tumit, pertumbuhan tulang abnormal di bagian bawah tumit

Cara Mengatasi Tumit Retak di Rumah
Sebagian besar kasus tumit pecah-pecah dapat diatasi dengan perawatan mandiri, tanpa perlu penanganan medis. Langkah-langkah berikut dapat membantu memperbaiki kondisi kulit tumit:

1. Rendam kaki dalam air hangat bercampur sabun selama sekitar 20 menit.

2. Gosok area tumit dengan lembut menggunakan batu apung atau loofah untuk mengangkat kulit mati dan mengeras.

3. Keringkan kaki secara menyeluruh menggunakan handuk bersih.

4. Oleskan pelembap dengan kandungan emolien tinggi, seperti petroleum jelly.

5. Gunakan kaus kaki tebal untuk membantu menjaga kelembapan pada kaki sepanjang malam.

Dengan perawatan yang rutin dan pemilihan produk yang tepat, tumit retak dapat membaik secara perlahan dan dicegah agar tidak kambuh kembali.(patrisia argi)

Tinggalkan Komentar