
Sukoharjonews.com – Gangguan pendengaran sering menjadi permasalah bagi masyarakat khususnya usia lanjut. Kondisi tersebut membuat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Deiyai, Papua membagikan tips untuk mengatasi masalah tersebut dan juga masalah kesehatan pada umumnya.
Dari informasi di laman IDI Deiyai di https://idideiyai.org, selain genetika, penyebab paling umum dari gangguan pendengaran adalah paparan kebisingan yang berlebihan. Gangguan pendengaran yang disebabkan oleh kebisingan (NIHL) disebabkan oleh paparan suara keras.
Meskipun penyebab alami gangguan pendengaran (usia dan genetika) tidak dapat dilawan, Anda tetap dapat melakukan beberapa langkah pencegahan untuk melindungi telinga dari kerusakan. Berikut adalah tiga rekomendasi teratas dari penyedia perawatan pendengaran:
1. Hindari suara keras
Menurut penelitian, hingga setengah dari semua kasus NIHL dapat dikurangi atau bahkan dicegah jika individu tersebut tidak terpapar kebisingan yang berlebihan. Oleh karena itu, sebisa mungkin hindari suara bising atau lingkungan yang terlalu bising.
Misalnya, coba tutup jendela mobil Anda saat terjebak dalam lalu lintas padat atau hindari duduk tepat di samping panggung di konser tanpa pelindung telinga yang tepat. Saat makan di luar, pilihlah restoran tempat Anda bisa berbicara dengan jelas tanpa harus meninggikan suara.
2. Batasi paparan terhadap suara semi-keras
Bahkan suara yang tidak terlalu keras dapat dan memang menyebabkan kerusakan jika Anda mendengarkannya terlalu lama. Suara diukur menggunakan desibel; semakin tinggi jumlah desibel (dB), semakin pendek durasi telinga Anda harus menanggungnya.
Menurut para ahli, lebih dari 70 dB dapat merusak telinga. Misalnya, terpapar suara dengan peringkat dB 120 dalam waktu singkat sekalipun dapat merusak pendengaran Anda secara permanen. Namun, terpapar suara lebih dari 70 dB untuk waktu yang lama masih dapat menyebabkan kerusakan.
3. Kenakan pelindung telinga
Jika Anda mendapati diri Anda bekerja di lingkungan yang membuat Anda terpapar suara keras, sangat penting untuk memakai pelindung telinga yang tepat. Berbagai jenis pelindung telinga tersedia, termasuk penyumbat telinga sekali pakai, penyumbat telinga yang dibuat khusus, penutup telinga, dan headphone peredam bising.
Selain itu, Anda juga harus memasang pelindung telinga di rumah saat menggunakan mesin pemotong rumput atau perkakas listrik.
Jika Anda telah mengambil langkah-langkah pencegahan yang disebutkan di atas, tetapi mengenal orang-orang di sekitar Anda yang tidak melakukannya, penting bagi Anda untuk membimbing mereka juga. Pelindung telinga sangat penting untuk menjaga kesehatan telinga dan pendengaran Anda selama bertahun-tahun yang akan datang. (*)



Facebook Comments