Sukoharjonews.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengingatkan masyarakat terkait penyakit asam lambung. Pasalnya, penyakit ini bisa menyerang siapa saja dan asam lambung kini dikenal sebagai penyakit yang membahayakan.
Penyebab penyakit asam lambung disebablam karena naiknya asam lambung secara berlebihan. IDI Bima menyampaikan, menuturkan dalam keadaan normal, asam lambung adalah zat yang dibutuhkan untuk tubuh. Asam lambung berguna untuk mematikan bakteri yang masuk melalui makanan dan minuman.
Berdasarkan keterangan dalam laman https://idibima.org, asam lambung yang berlebihan membuat seseorang bisa menderita penyakit yang mengganggu kesehatan. Parahnya lagi, penyakit asam lambung yang sudah kronis bisa menyebabkan dampak yang sangat buruk.
Untuk itu, seseorang yang terkena asam lambung parah atau kronis perlu memahami terkait gejala dan penanganannya. Asam lambung kronis jika didiamkan dan tidak diobati bisa menyebabkan komplikasi yang serius dan berbahaya bagi kesehatan.
Sakit yang ditimbulkan asam lambung kronis bahkan bisa berulang dalam jangka waktu yang panjang.
Berikut ini beberapa gejala asam lambung yang perlu diwaspadai:
1. Heartburn
Tanda heartburn adalah dada terasa nyeri panas terbakar. Biasanya, headtburn muncul setelah makan. Gejalanya cenderung semakin parah dan menjadi-jadi ketika duduk dan tiduran.
Hal ini terjadi karena asam lambung naik mengenai pipa kerongkongan. Pipa kerongkongan merupakan saluran antara mulut dan lambung. Jadi,.ketika asam lambung menyentuh pipa kerongkongan akan timbul sensasi rasa nyeri panas dan terbakar di dada.
2. Mulut pahit dan asam
Gejala lain yang muncul ketika asam lambung sudah parah dan kronis adalah adanya rasa asam dan pahit di bagian belakang mulut dan kerongkongan.
Kondisi tersebut bisa terjadi secara tiba-tiba. Biasanya, ini terjadi ketika melakukan aktivitas yang terlalu berat atau membungkuk setelah makan. Selain itu, bisa terjadi juga ketika melakukan olahraga tanpa pemanasan dan makan dalam porsi terlalu besar.
3. Sesak nafas
Asam lambung kronis juga bisa menyebabkan sesak nafas. Ini terjadi ketika asam lambung naik, serta masuk ke tenggorokan dan paru-paru. Akibatnya, saluran pernafasan membengkak dan menyebabkan sulit bernafas.
Kondisi tersebut juga bisa memicu terjadinya asma. Hal ini biasanya terjadi di malam hari ketika orang tidur.
Kondisi yang demikian menandakan asam lambung yang sudah parah. Hal yang harus dilakukan adalah memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter dan melakukan pengobatan.
4. Sulit menelan
Hal lain yang biasa dialami seseorang yang memiliki asam lambung parah adalah kesulitan menelan minuman. Rasa yang dialami adalah seperti makanan menempel di kerongkongan dan tidak mau turun ke lambung.
Jika hanya sekali, mungkin tidak ada masalah. Namun, kondisi yang terus-menerus dan berulang menandakan sesuatu yang tidak wajar. Kemungkinan, kerongkongan telah mengalami iritasi dan luka.
Asam lambung yang sudah parah dan kronis juga bisa menyebabkan penyempitan kerongkongan, sehingga asam lambung lebih baik diobati jangan diremehkan.
5. BAB hitam
Gejala lain yang ditemukan pada penderita asam lambung adalah feses yang berwarna hitam atau disebut melena. Ini adalah kondisi keluarnya tinja berwarna kehitaman ketika buang air besar karena adanya pendarahan pada saluran pencernaan atas.
Pendarahan yang sering terjadi adalah akibat luka di lambung atau (tukak lambung) ataupun di usus.
Untuk mengetahui apakah luka ini berasal dari dari lambung atau tidak, biasanya jika pendarahan berasal dari lambung mengakibatkan BAB berwarna kehitaman seperti tinta hitam dalam pulpen serta berbau busuk dan teksturnya lengket.
Untuk itu bagi penderita lambung penting untuk memperhatikan kondisi BAB.
6. Muntah darah
Kondisi lain yang cukup mengerikan bagi penderita asam lambung adalah muntah darah. Biasanya ini disebabkan oleh asam lambung yang kondisi warnanya kecoklatan.
Kondisi itu sering terjadi disebabkan oleh beberapa faktor, faktor pertama itu adalah infeksi bakteri heli cobacter pylori, yang biasanya biasanya dapat menyebabkan luka pada dinding lambung.
Ketika bakteri berhasil membentuk koloni pada dinding lambung, ini dapat menyebabkan terluka dan memicu muntah darah. (*)
Tinggalkan Komentar