
Sukoharjonews.com – Bakteri adalah salah satu jenis makhluk hidup yang mudah mengalami mutasi secara acak. Mutasi tersebutgt;dapat menyebabkan segala jenis antibiotik tidak efektif terhadap bakteri. Semakin sering seorang anak mengonsumsi antibiotik, semakin tinggi kemungkinan bakteri akan membentuk koloni di tubuhnya daripada terjadinya kematian bakteri. Meskipun anak tidak menunjukkan gejala penyakit, masih ada kemungkinan anak akan menularkan bakteri berbahaya tersebut ke orang atau anak lain.
Sedangkan, kondisi saat ini, antibiotik adalah obat yang sering diresepkan untuk anak-anak. Sekitar 20 persen dari pemeriksaan ke dokter anak akan berujung dengan pemberian resep antibiotik, yang menyebabkan anak telah menerima lebih dari 10 jenis antibiotik di umur 20 tahun. Dikutip dari Mother and Beyond, yang dilansir dari beberapa sumber, pada Minggu (25/2/2024), inilah penyakit pada anak yang tidak membutuhkan antibiotik:
1. Pilek Biasa
Ini adalah penyakit yang disebabkan oleh virus, sehingga tidak memerlukan antibiotik. Ingat, antibiotik hanya ampuh untuk membasmi penyakit akibat bakteri. Cara terbaik untuk mengatasi common cold pada anak adalah dengan mengonsumsi makanan sehat seimbang, istirahat, dan banyak belaian lembut dari Anda.
2. Radang Tenggorokan
Penyebab radang tenggorokan ada banyak, tapi paling sering disebabkan oleh virus Streptococcus Grup A yang dapat menyebabkan sepsis dan pneumonia. Meski menyeramkan, infeksi virus ini bisa sembuh sendiri, dan dokter mungkin hanya memberi resep antibiotik untuk mencegah kemungkinan komplikasi penyakit yang lebih serius.
3. Mata Merah
Dalam istilah medis yang lebih dikenal konjungtivitis, ini adalah peradangan lapisan tipis di dalam kelopak mata dan bola mata. Penyebabnya banyak, bisa karena alergi, virus, bakteri, dan iritan lainnya. Maka dari itu, jangan buru-buru memberikan antibiotik untuk mengatasi mata merah pada anak ya, karena antibiotik sendiri hanya untuk mengatasi penyakit akibat bakteri.
4. Infeksi Telinga
American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan untuk menunggu 2-3 hari untuk berobat ke dokter, karena 80 persen anak yang mengalami infeksi telinga tengah bisa sembuh dengan sendirinya tanpa antibiotik.
Jika gejalanya parah, meluas ke telinga luar, dan sudah berlangsung lebih dari 3 hari, Anda bisa membawa ke dokter untuk meminta resep antibiotik. Dokter bisa memberikan antibiotik oral atau yang diteteskan langsung ke telinga.
5. Bronkitis
Ini adalah peradangan pada dinding saluran napas yang membawa udara ke paru-paru. Bronkitis umumnya disebabkan oleh komplikasi karena demam atau flu, dan sangat jarang disebabkan oleh bakteri. Dokter hanya memberikan antibiotik jika anak mungkin menderita pertusis (yang disebabkan oleh bakteri). Itu pun baru diberikan setelah hasil tes laboratoriumnya membuktikan infeksi bakteri positif.
6. Radang Paru-paru
Perlukah antibiotik untuk mengatasi pneumonia? Jawabannya tergantung gejalanya ya Moms. Infeksi paru bisa disebabkan oleh virus dan bakteri, sehingga dokter harus memeriksa lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pastinya. Namun, sebagian besar pneumonia pada anak adalah infeksi virus yang tidak memerlukan antibiotik.(cita septa)



Facebook Comments