Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Virus corona merenggut nyawa seorang ibu hamil Kelurahan Banmati, Sukoharjo, Selasa (6/7/2021) malam. Jenazah kemudian dimakamkan dengan prosedur corona oleh relawan bersama Bhabinkamtibmas Aipda Muslih Maryanto dan Babinsa Pelda Setiyono. Keduanya selama ini bertugas di Kelurahan Banmati.
Jenazah ibu hamil tersebut dimakamkan di TPU Bekel Mayangsari Kampung Kemasan RT 01/08 Kelurahan Banmati. Ibu hamil tersebut merupakan warga Kampung Genting RT 03/08, Kelurahan Banmati. Sebelumnya, diketahui korban mengeluh demam dan melakukan swab antigen RS PKU Sukoharjo dan hasilnya positif.
Dengan hasil positif tersebut, yang bersangkutan kemudian melakukan isolasi mandiri. Namun, karena kondisi kesehatan memburuk kemudian dibawa ke RSUD Ir Soekarno dan menjalani rawat inap. Namun, pada (6/7/21) yang bersangkutan meninggal. Lurah Banmati, Aning Suprapto membenarkan kejadian itu. Menurutnya, yang bersangkutan tengah hamil 32 minggu dan merupakan kandungan anak ke-3.
“Kami bersama Satgas Corona kelurahan kemudian melakukan tracing pada keluarga dan hasilnya tidak ada yang positif,” ujarnya, Rabu (7/7/2021).
Disinggung tentang relawan yang melakukan pemakaman, Aning mengaku selama ini kelurahan sudah membentuk relawan pemakaman dengan jumlah personel enam orang. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi jika relawan pemakaman kabupaten belum bisa memakamkan. Terlebih lagi, pihak keluarga ingin yang meninggal dimakamkan dengan cepat. Petugas pemakaman sendiri mengenakan APD lengkap sesyai standar prokes. (erlano putra)
Tinggalkan Komentar