Sukoharjonews.com – Huawei memperkenalkan beberapa produk baru, seperti seri P60, Mate X3 yang dapat dilipat, dan tablet MatePad 11 (2023). Merek ini juga meluncurkan beberapa aksesori penting yang dapat dengan mudah luput dari perhatian. Di antaranya adalah dua pengisi daya baru, satu dengan output 88W dan gabungan port USB C/A, dan yang lainnya berfungsi sebagai pengisi daya mobil all-in-one.
Dilansir dari Gizmochina, Minggu (26/3/2023), pengisi daya Huawei 88W, seperti namanya, mendukung pengisian cepat 88W. Itu dilengkapi dengan protokol Huawei SuperCharge dan UFCS, dan kompatibel dengan berbagai protokol pengisian daya lainnya seperti PD, PPS, dan QC. Selain itu, dapat digunakan dengan perangkat yang menjalankan sistem operasi berbeda seperti iOS, HarmonyOS, dan Android.
Pengisi daya memiliki antarmuka kabel USB-A dan USB-C, tetapi hanya satu port yang dapat digunakan untuk mengisi daya sekaligus. Meskipun port digabungkan bersama, penggunaan simultan port ganda tidak didukung. Pengisi daya seluler memiliki chip kontrol cerdas bawaan, yang dapat menyesuaikan daya pengisian sesuai dengan perangkat dan mengurangi risiko suhu tinggi dan pengisian daya yang berlebihan.
Pengisi daya mobil all-in-one Huawei hadir dalam dua versi, output maks 25W dan maks 88W. Ini mendukung semua protokol seperti perangkat yang disebutkan di atas dan dapat mengisi daya berbagai perangkat, seperti ponsel, earphone, dan tablet. Ini telah meningkatkan port fusi, yang akan memungkinkan pengguna untuk beralih antara kabel USB-A dan USB-C sesuai kebutuhan. Aksesori tersebut diklaim kompatibel dengan soket pemantik api berbagai kendaraan, seperti sedan, SUV bisnis, dan bus.
Pengisi daya Huawei 88W dapat dibeli di China seharga 249 Yuan atau Rp549 ribuan. Sedangkan charger mobil all-in-one masing-masing dihargai 119 Yuan atau Rp262 ribuan dan 249 Yuan atau Rp549 ribuan untuk versi 25W dan 88W. Pengisi daya ini sementara hanya tersedia untuk pembelian di China. (nano)
Tinggalkan Komentar