Huawei Memamerkan Teknologi AI yang Dikembangkan Sendiri untuk Menyaingi ChatGPT di Cloud Developer Conference

Teknologi AI Huawei. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Raksasa teknologi China Huawei telah meluncurkan model Artificial Intelligence (AI) yang dikembangkan sendiri yang berjalan pada prosesor bertenaga AI. Huawei berharap intervensi terbarunya akan menyediakan kapasitas daya komputasi yang sangat dibutuhkan di cakrawala teknologi China. China terus mengejar lampu terdepan dalam teknologi AI di AS di tengah sanksi dan pembatasan saat ini.

Dilansir dari Gizmochina, Jumat (14/7/2023), intervensi Huawei yang baru berharap untuk menyaingi layanan ChatGPT saat ini. Huawei meluncurkan model Pangu AI versi 3.0 selama Cloud Developer Conference pada 7 Juli di Kota Dongguan, China. Model AI Pangu ditujukan untuk aplikasi industri di berbagai bidang termasuk pertambangan, keuangan, pemerintahan, dan produksi. Huawei bertujuan untuk menyediakan layanan yang membantu kliennya membangun dan melatih model AI mereka sendiri.

Inti dari Pangu 3.0 adalah prosesor Ascend AI dan kerangka kerja MindSpore AI. Huawei mengatakan daya komputasi di China hampir tidak dapat mengimbangi meningkatnya permintaan untuk layanan tersebut. Oleh karena itu banyak perusahaan mengeluarkan sumber daya yang besar untuk mendapatkan unit pemrosesan grafis Nvidia.

Huawei mengatakan berharap dapat menawarkan alternatif untuk opsi grafis Nvidia yang juga akan memangkas waktu tunggu secara signifikan. Perusahaan juga menegaskan bahwa model AI Pangu bukanlah pesaing ChatGPT dan solusinya berfokus pada klien perusahaan. Pengumuman Huawei sangat melegakan bagi China, karena perusahaan terus bergulat dengan rezim dan pembatasan sanksi AS yang keras.

Banyak peserta pameran selama konferensi pengembang cloud memamerkan aplikasi bertenaga LLM dengan aplikasi komersial di beragam bidang. Lebih banyak optik model Huawei AI baru diharapkan akan dirilis dalam beberapa minggu mendatang. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar