
Sukoharjonews.com – Setelah meluncurkan Mate 60 5G dan Mate 60 Pro 5G berkemampuan 5G dalam beberapa hari terakhir di Tiongkok, Huawei kembali dengan Mate 60 Pro+ yang lebih bertenaga. Ponsel andalan baru ini kini terdaftar di Huawei Mall untuk pre-order.
Dilansir dari Gizmochina, Sabtu (9/9/2023), beberapa hal yang menarik dari ponsel andalan ini termasuk layar OLED besar dengan tepi melengkung, chipset Kirin baru, tiga kamera belakang 48 megapiksel, dan pengisian cepat 88W.
Spesifikasi dan fitur Huawei Mate 60 Pro+
Huawei Mate 60 Pro+ menampilkan layar OLED LTPO 6,82 inci yang mendukung resolusi 1,5K 2720 x 1260 piksel, kecepatan refresh 1Hz-120Hz, warna 10-bit, gamut warna P3, dan kaca Kunlun generasi kedua. Muncul dengan kamera depan 13 megapiksel dan kamera kedalaman 3D untuk pengenalan wajah 3D.
Dalam hal fotografi, pengaturan kamera belakang Mate 60 Pro+ menawarkan kamera utama 48 megapiksel dengan OIS dan aperture variabel f/1.4 – f/4.0, kamera sudut ultra lebar 40 megapiksel, dan kamera 48 megapiksel. kamera telefoto ultra-makro megapiksel dengan OIS. Ponsel ini dilengkapi dengan Harmony OS 4.0 terbaru. Mate 60 Pro+ memiliki chip Kirin 9000s, RAM 16 GB, dan penyimpanan hingga 1 TB.
Mate 60 Pro+ memiliki baterai berkapasitas besar 5000mAh, yang mendukung pengisian daya kabel 88W dan pengisian nirkabel 50W. Selain itu, ia menawarkan kenyamanan pengisian balik nirkabel 20W. Fitur tambahan yang tersedia pada Mate 60 Pro+ antara lain slot kartu NM, dual SIM, Wi-Fi 802.11ax, Bluetooth 5.2, GPS frekuensi ganda, NFC, IR blaster, pemindai sidik jari dalam layar, komunikasi dua satelit, dan sasis tahan air dan debu dengan rating IP68.
Harga dan Ketersediaan
Huawei Mate 60 Pro+ hadir dalam varian seperti RAM 16 GB + penyimpanan 1 TB dan RAM 16 GB + penyimpanan 512 GB. Harga varian ini belum diungkapkan. Muncul dalam warna seperti Inkstone Black dan Xuan Bai (beige).
Pre-order Mate 60 Pro+ kini sudah tersedia di Huawei Mall, dan akan mulai dijual pada 9 Oktober. Pembeli yang berminat di China dapat melakukan pre-order perangkat tersebut dengan menghabiskan 1.000 Yuan atau Rp2 jutaan. (nano)



Facebook Comments