[HOAKS] PKI Sabotase Program MBG

banner 468x60
Hoaks PKI sabotase Program MBG. (Foto: Komdigi)

Sukoharjonews.com – Sebuah unggahan berupa video hoaks beredar di media sosial Facebook. Unggahan mengeklaim jika PKI telah menyabotase program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menyisipkan racun ke makanan yang akan didistribusikan sehingga para penerima mengalami keracunan yang semakin marak terjadi.

Dikutip dari laman Komdigi, Jumat (3/10/2025), berikut ini cek faktanya:

Penjelasan:

Beredar sebuah unggahan video di media sosial Facebook yang mengeklaim bahwa Partai Komunis Indonesia (PKI) telah menyabotase program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menyisipkan racun ke makanan yang akan didistribusikan sehingga para penerima mengalami keracunan yang semakin marak terjadi.

Faktanya, unggahan tersebut adalah hoaks. Dilansir dari kompas.com, setelah dilakukan penelusuran oleh tim Cek Fakta Kompas, tidak ditemukan adanya bukti bahwa PKI melakukan sabotase terhadap pelaksanaan program MBG sehingga ribuan penerima di berbagai daerah mengalami keracunan. Melalui kompas.com, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, mengatakan penyebab keracunan massal adalah kelalaian penerapan prosedur kerja baku (standard operating procedure/SOP).

Selain itu faktor lain yang menjadi penyebab adalah kualitas bahan baku, kondisi air, serta sumber daya manusia yang butuh jam terbang. Adapun mengenai PKI sendiri sudah tidak eksis di Indonesia. Partai tersebut telah dibubarkan pada 1966 dan segala aktivitas terkait komunisme dilarang lewat Ketetapan MPR Nomor XXV/MPRS/1966.

Kategori: Hoaks

Link Counter:

– https://www.kompas.com/cekfakta/read/2025/09/30/164200282/-hoaks-pki-sabotase-program-mbg

– https://nasional.kompas.com/read/2025/09/28/15185101/kepala-bgn-lapor-ke-prabowo-keracunan-mbg-karena-sdm-butuh-jam-terbang. (*)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *