Tak Berkategori  

[HOAKS] Bayi Laki-laki Berusia Lima Bulan Mengalami Kehamilan di Provinsi Sumatera Barat

banner 468x60
Konten hoaks yang menyebutkan bayi laki-laki lima bulan mengalami kehamilan. (Foto: Kominfo)

Sukoharjonews.com – Kali ini hoaks yang beredar tidak terkait politik, namun hoaks yang beredar tentang bayi laki-laki di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Disebutkan dalam unggahan di Instagram jika bayi berusia lima bulan tersebut hamil. benarkah demikian?


Dilansir dari laman Kominfo, Minggu (12/11/2023), berikut ini faktanya:

Penjelasan :

Beredar sebuah unggahan foto di media sosial Instagram yang menyebutkan seorang bayi laki-laki di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat berusia lima bulan mengalami kehamilan. Unggahan foto tersebut dilengkapi dengan narasi “Benarkah. ?. Ciri hari kiamat….????” serta gambar yang menampilkan seorang bayi dengan kondisi perut yang besar.

Faktanya, klaim yang menyebutkan seorang bayi berusia lima bulan mengalami kehamilan adalah keliru. Dilansir dari akun Instagram resmi Jakarta Lawan Hoaks @jalahoaks, bayi laki-laki dengan kondisi perut yang besar tersebut mengalami suatu kondisi medis langka yang dinamakan fetus in fetu.


Hal itu dikarenakan Ibu kandung dari bayi tersebut sebenarnya hamil kembar, tetapi hanya satu janin yang berkembang dan berhasil lahir. Sementara itu, janin lainnya terjebak dalam tubuh kembarannya.

Kategori: Hoaks

Link Counter:

– https://www.instagram.com/p/CzIhIVRyp1U/

– https://www.kompas.com/cekfakta/read/2023/10/26/101000482/-klarifikasi-bayi-laki-laki-di-sumbar-alami-kondisi-medis-langka-bukan?page=all

– https://www.tribunnews.com/regional/2023/10/24/fakta-di-balik-viral-bayi-laki-laki-hamil-di-sumbar-kondisi-janin-hidup-awalnya-dikira-kembung?page=all. (*)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *