Sukoharjonews.com – Hisense mendorong batasan teknologi layar dengan TV seri E8Q dan E8Q Pro yang baru diluncurkan, yang menjanjikan refresh rate tingkat sistem 330Hz yang sangat halus, pengoptimalan visual yang digerakkan oleh AI, dan audio premium yang disetel oleh Devialet. Dengan harga yang agresif mulai dari 7.499 yuan atau Rp,17 jutaan layar bertenaga Mini LED ini bertujuan untuk memberikan pengalaman hiburan tanpa kompromi.
Spesifikasi Hisense E8Q dan E8Q Pro
Dikutip dari Gizmochina, Rabu (12/3/2025), inti dari seri E8Q dan E8Q Pro adalah teknologi Obsidian Screen milik Hisense, yang dirancang untuk memperdalam warna hitam sekaligus mengurangi pantulan untuk pengalaman menonton yang lebih mendalam. E8Q standar dilengkapi Obsidian Screen Pro, sedangkan E8Q Pro dilengkapi Obsidian Screen Ultra, yang memastikan kontras yang lebih tajam dan kontrol cahaya yang lebih baik.
TV ULED ini dibuat untuk aksi cepat, mendukung kecepatan refresh tingkat sistem 330Hz, salah satu yang tertinggi yang tersedia di televisi konsumen. Baik itu permainan kompetitif atau olahraga berkecepatan tinggi, kejernihan gerakan ditingkatkan ke tingkat berikutnya, dibantu oleh kompensasi gerakan AI yang meminimalkan keburaman. Seri E8Q juga dilengkapi Sistem Kontrol Halo LED U+Mini Hisense, yang mengoptimalkan kecerahan dan peredupan lokal untuk visual HDR yang lebih baik.
Di balik kapnya, E8Q berjalan pada Chip Kualitas Gambar AI Xinxin H6, sedangkan E8Q Pro mendapatkan peningkatan ke prosesor H7. Chip ini mendorong peningkatan yang didukung AI seperti Kontrol Cahaya dan Warna AI, yang memastikan penyesuaian yang tepat terhadap kecerahan dan akurasi warna secara real time. Khususnya E8Q Pro, yang menawarkan 6120 zona peredupan lokal dan teknologi XDR Pro, yang memungkinkan kecerahan puncak 8500-nit yang mencengangkan untuk konten HDR yang menonjol dari layar.
Bermain game menjadi prioritas utama, dengan kedua model yang dilengkapi empat port HDMI 2.1 dengan bandwidth penuh yang mampu menghadirkan 4K pada 170Hz. Port-port tersebut bersertifikasi FreeSync Premium Pro, sehingga menghilangkan robekan layar dan memastikan pengalaman bermain game yang lancar, bahkan pada frame rate tinggi.
Performa audio bukanlah hal yang terpikirkan di sini. Hisense telah bermitra dengan Devialet untuk melengkapi E8Q dengan sistem speaker 4.1-channel, sementara E8Q Pro lebih unggul dengan pengaturan Devialet Cinema Sound 4.1.2-channel. Hasilnya? Audio yang memenuhi ruangan dengan bass yang dalam dan nada tinggi yang tajam, disempurnakan oleh sertifikasi Dolby Atmos dan IMAX Enhanced. Pengoptimalan suara spasial AI Hisense semakin menyempurnakan output berdasarkan akustik ruangan.
Kedua model ini berjalan pada Android 14, menyediakan antarmuka yang ramping dengan fitur-fitur bertenaga AI seperti DeepSeek AI, yang mengoptimalkan visual secara dinamis berdasarkan konten. E8Q hadir dengan RAM 4GB dan penyimpanan 64GB, sementara varian Pro meningkatkan penyimpanan hingga 128GB, memastikan kinerja yang lancar dan ruang yang cukup untuk aplikasi.
Secara estetika, Hisense berpegang pada desain ramping yang terinspirasi dari Bauhaus. E8Q memiliki sasis 44mm yang sangat tipis, sedangkan E8Q Pro hanya setebal 46mm, dengan celah pemasangan di dinding 8mm yang memungkinkannya menyatu dengan mulus di ruang mana pun. Dengan Sertifikasi Warna Pantone dan dukungan Dolby Vision IQ, layar ini menjanjikan akurasi warna kelas profesional langsung dari kotaknya.
Harga dan Ketersediaan
Seri Hisense E8Q mulai dari 7.499 yuan atau Rp17 jutaan untuk model 65 inci, sedangkan varian 75 inci dibanderol dengan harga 9.999 yuan atau Rp22,7 jutaan. Versi 85 inci dibanderol dengan harga 12.999 yuan atau Rp29,5 jutaan, dan model 100 inci terbesar dibanderol dengan harga 22.999 yuan atau Rp52,3 jutaan.
Sementara itu, jajaran Hisense E8Q Pro menawarkan model 75 inci seharga 13.599 yuan atau Rp30,9 jutaan, varian 85 inci seharga 17.999 yuan atau Rp40,9 jutaan, dan versi 100 inci seharga 27.999 yuan atau Rp63,7 jutaan. (nano)
Tinggalkan Komentar