Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Sebaran lahan pertanian yang menerapkan pertanian modern makin luas di Sukoharjo. Hal itu disambut positif Dinas Pertanian dan Perikanan karena selama ini bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) dari pemerintah pusat sudah cukup banyak dan menyebar di Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Dengan pertanian modern, petani akan menghemat waktu dan biaya.
“Pertanian modern yang awalnya hanya dijalankan di sejumlah wilayah, saat ini terus menyebar di wilayah lain. Hal ini tak lepas dari sosialisasi intensif yang kami lakukan dan juga kesadaran petani sendiri,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Netty Harjanti, Senin (14/10).
Dikatakan Netty, pertanian modern membuat petani semakin mudah karena hemat waktu dan biaya. Bahkan, di sejumlah wilayah selama musim kemarau ini tetap bisa tanam padi dengan hasil memuaskan. Saat ini, wilayah yang yang tengah panen raya padi sebagian besar berada di Kecamatan Sukoharjo Kota meliputi Kelurahan Sukoharjo, Kelurahan Sonorejo, Kelurahan Bulakrejo, Kelurahan Gayam dan Kelurahan Dukuh. Selain itu juga dilakukan petani di wilayah Kecamatan Bendosari, Mojolaban, Polokarto dan Gatak.
Netty juga mengatakan, tanam padi di musim kemarau terus dipantau oleh dinas. Hak itu terkait dengan distribusi pemakaian alat pertanian modern bantuan dari pemerintah. “Saat ini banyak wilayah yang panen sehingga mesin panen dipakai secara bergiliran sesuai kelompoknya,” ujarnya.
Terpisah, Ketua Paguyuban Petani Pengguna Air (P3A) Dam Colo Timur, Jigong Sarjanto mengakui jika sejak dilakukan penutupan pintu air Dam Colo pertengahan September lalu sempat muncul kekhawatirkan terjadi gagal panen. Pasalnya, saat dilakukan penutupan pintu air, banyak petani sudah terlanjur tanam padi dengan berbagai tingkatan usia tanam.
Hanya saja, kekhawatiran tersebut tidak terjadi karena petani tetap bisa panen dengan hasil yang bagus. Menurutnya, kondisi tersebut cukup melegakan karena petani tidak mengalami gagal panen seperti yang dikhawatirkan. (erlano putra)
Tinggalkan Komentar