Hadapi Reakreditasi, Rumah Jurnal Univet Bantara Sukoharjo Beri Pembekalan Pengelola Jurnal

Rumah Jurnal Univet Bantara Sukoharjo memberikan pembekalan dan pendampingan kepada pengelola jurnal, Kamis (6/6/2024).

Sukoharjonews.com – Dalam upaya menyongsong reakreditasi, Rumah Jurnal Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo mengumpulkan pengelola jurnal. Hal itu untuk pembinaan agar akreditasi jurnal yang dikelola dapat ditingkatkan.

“Jadi tidak hanya pembinaan saja, tapi sekaligus dilakukan pendampingan agar jurnal yang dikelola berjalan baik dan akreditasi dapat meningkat,” ungkap Ketua Pelaksana, Prof Ali Mursyid.

Menurutnya, acara tersebut merupakan tindak lanjut setelah muncul SK tentang Rumah Jurnal Univet (RJU) dimana RJU dibawah naungan LPPM Univet. Prof Ali mengaku dirinya diberi tugas untuk melakukan pembinaan terhadap jurna-jurnal yang ada di Univet.

“Kalau jumlah jurnalnya banyak, tapi yang mau reakreditasi atau akreditasi ulang ada lima dan kami beri pendampingan ini,” ujarnya.

“Prinsipnya, dengan pendampingan ini harapannya akreditasinya bisa meningkat. Contohnya dari Sinta 6 bisa naik jadi Sinta 5 dan seterusnya,” sambung Prof Ali.

Sedangkan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Univet Bantara Sukoharjo, Jatmiko Hidayat, menyampaikan jika lima jurnal yang akan akreditasi ulang masing-masing jurnal Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa, PPKN, Kesehatan Masyarakat, dan Sejarah.

“Sebagai pengarah RJU, LPPM menawarkan jika waktu terbit artikel sudah tiba dan masih kekurangan artikel bisa diseleaikan ke LPPM. Dengan begitu, waktu terbit di setiap volume tidak terjadi kendala dan bisa terbit sesuai jadwal,” ujarnya.

Jatmiko berpesan jangan sampai terbitnya artikel di jurnal mengalami kemoloran. Pasalnya, artikel yang terbit juga dibutuhkan oleh penulis artikel tersebut. “Kepastian waktu terbit pasti akan menarik bagi penulis mengirim artikelnya,” ujar Jatmiko.

Disisi lain, nara sumber dalam pelatihan dan pendampingan tersebut adalah Dekan FKIP, Singgih Subiyantoro dan Dekan Fakultas Pertanian, Novian Wely Asmoro. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar