Guna Mendorong Mahasiswa Gen Z Berinovasi dalam Kuliner Sehat, Prodi Ikom Univet Bantara Sukoharjo Gelar Expo Kewirausahaan

Prodi ikom gelar bazar makanan. (Foto: dokpribadi)

Sukoharjonews.com – Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Veteran Bangun Nusantara menyelenggarakan kegiatan Expo Kewirausahaan Kuliner Sehat Gen Z. Kegiatan berlangsung sangat meriah di depan gedung D kampus Univet Bantara. Acara ini dihadiri oleh beberapa dosen dan mahasiswa semester 1. Expo Kewirausahaan ini dimulai dari pukul 09.00-12.00 WIB. Dalam acara expo ini terdapat beberapa stand dengan jenis kuliner yang berbeda-beda. Berbagai kuliner telah mereka pamerkan antara lain taichan satay, bakaran, manggo sago, gado-gado, banana crunchy, jasuke, risol, cireng, rumput laut, dan es teh. Kegiatan Expo ini merupakan mata kuliah kewirausahaan dari semester 1 Program Studi Ilmu Komunikasi dengan dosen pengampu Dra. Betty Gama, M.Si., AMIPR. Kamis (21/12/2023).

Terkait dengan berlangsungnya kegiatan yang didukung oleh prodi, para mahasiswa diberikan modal sebesar Rp150.000,- untuk mendirikan stand kuliner mereka sesuai dengan kelompok masing-masing. Dengan alur Mahasiswa mengajukan proposal dan diakhir kegiatan mereka akan membuat laporan pertanggungjawaban.

“Modal kegiatan ini kami diberi Prodi sebesar Rp150.000,- apabila masih ada kekurangan dari setiap kelompok melakukan iuran sendiri. Nanti ada untung yang kami bagi bersama kelompok dari hasil penjualan hari ini,” ujar Afifah, Mahasiswa semester 1 Program Studi Ilmu Komunikasi.

Expo Kewirausahaan yang mengangkat tema tentang kuliner sehat, kelompok dari Afifah memilih untuk berjualan risol, karena bahannya yang praktis, disukai banyak orang, dan bisa menjadi pendamping cemilan. Afifah menjual risol dengan harga yang cukup ramah dikantong, yaitu Rp2.500,- perbiji.

“Saya merasa senang dengan kegiatan langsung terjun lapangan, karena kegiatan ini melatih Mahasiswa untuk berwirausaha lebih berinovasi, jadi ketika nanti sudah lulus, sudah ada bekal ilmu melakukan wirausaha,” tambah Afifah.

Mahasiswa merasa diuntungkan dengan berlangsungnya kegiatan kewirausahaan yang diadakan Prodi secara praktek. Cika juga sepakat dengan kegiatan ini yang membawa Mahasiswa lebih berani memulai hal baru.

“Saya merasa bisa belajar bisnis kecil-kecilan bersama teman-teman saya, bisa memperhitungkan modal dan untung penjualan. Jadi Expo Kewirausahaan ini mengajarkan kita untuk memulai bisnis atau suatu usaha mandiri,” ujarnya.

Kelompok Cika yang membawa kuliner Banana Crunchy dengan alasan modalnya sedikit, pisang juga merupakan buah yang sehat cocok dengan tema kegiatan hari ini yaitu kuliner sehat gen Z. Cika juga menerapkan gen Z tersebut dengan menginovasi dari mulai bahan dan beberapa jenis toping pendukung agar lebih menarik.

Kegiatan Expo Kewirausahaan ini tidak hanya melakukan berjualan saja untuk mendapatkan keuntungan. Namun mereka juga akan dinilai beberapa dosen dari segi penampilan dan rasa yang paling utama. Apabila penilaian mereka memenuhi kriteria maka stan kelompok mereka mendapatkan keuntungan sebagian apresiasi terbaik. Sehingga Mahasiswa sangat antusias melalukan kegiatan ini, agar stan kewirausahaan kelompoknya mendapatkan nilai terbaik dari beberapa stan yang lainnya.(Myatun-Mg2/cita)

Tinggalkan Komentar