Google Pixel Tag Hadir, Memberikan Pesaing Sepadan Bagi AirTag di Ekosistem Android

Google Pixel Tag. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Google memanfaatkan acara “Made by Google” malam ini untuk meluncurkan pelacak barang pertamanya, Pixel Tag, bersamaan dengan seri Pixel 11 yang baru. Jika Anda telah menantikan alternatif resmi buatan Google untuk AirTag milik Apple, inilah jawabannya.

Dilansir dari Gizmochina, Senin (17/8/2026), Pixel Tag hadir dalam satu pilihan warna, Fog, dengan bagian depan berbahan logam dan bagian belakang berbahan polikarbonat. Perangkat ini memiliki dimensi 28 x 46,1 x 5,4 mm dan berat 11,8 gram saat baterai terpasang, serta 8,8 gram tanpa baterai. Bagian depannya menampilkan logo “G” khas Google, dengan speaker kecil yang terletak tepat di bawahnya.

Balikkan perangkat ini, dan Anda akan menemukan penutup belakang plastik yang dapat dibuka untuk mengakses kompartemen baterai. Google menggunakan baterai kancing CR2032 yang dapat diganti sendiri oleh pengguna, sehingga Anda tidak perlu membeli tag baru saat daya baterai melemah. Satu baterai diperkirakan dapat bertahan lebih dari setahun sebelum perlu diganti.

Apa isi di dalam Pixel Tag?
Di dalamnya, Pixel Tag dilengkapi dengan akselerometer bawaan dan mendukung pelacakan *ultra-wideband* (UWB). Speaker bawaannya juga memungkinkan Anda mengaktifkan peringatan suara untuk membantu menemukan lokasi persis tag saat Anda sudah berada di dekatnya. Untuk ketahanan, Pixel Tag memiliki peringkat IP67, sehingga aman jika terendam air hingga kedalaman 1 meter selama 30 menit tanpa masalah.

Anda memerlukan ponsel yang menjalankan Android 9 atau versi lebih baru untuk dapat menggunakan Pixel Tag. Namun, jika Anda menginginkan fitur Bluetooth Channel Sounding, ponsel Anda harus menjalankan Android 16 atau versi lebih baru serta mendukung Bluetooth 6.0. Bluetooth Channel Sounding memiliki fungsi serupa dengan UWB, namun mengorbankan sedikit tingkat presisi demi konsumsi daya yang lebih rendah: UWB mampu menentukan lokasi hingga tingkat akurasi sentimeter, sedangkan Bluetooth Channel Sounding memberikan akurasi dalam kisaran 0,3 hingga 0,5 meter.

Google Pixel Tag dibanderol dengan harga USD29 atau Rp518 ribuan untuk satu unit pelacak atau USD99 atau Rp1,7 jutaan untuk paket berisi empat unit. Perusahaan menyatakan bahwa produk ini akan hadir di pasar Asia, Eropa, Amerika Utara, dan Timur Tengah.

Google bukanlah perusahaan pertama yang merambah kategori ini. Xiaomi telah meluncurkan pelacak lintas platform miliknya sendiri pada bulan Februari lalu, yang dirancang agar dapat bekerja dengan jaringan Apple maupun Google. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar