Sukoharjonews.com – A2O Lite, girl group pertama yang diproduseri oleh mantan pimpinan SM Entertainment, Lee Soo-man, berhasil menempati posisi nomor 1 di platform streaming musik terbesar di Korea Selatan tak lama setelah merilis singel debutnya, sebelum akhirnya turun ke peringkat keenam beberapa jam kemudian, menurut data yang dirilis pada hari Kamis.
Dilansir dari Yonhap, Sabtu (17/10/2026), single digital debut grup tersebut, “Neon,” sempat memuncaki tangga lagu Top 100 Melon pada pukul 23.00 hari Rabu, 29 jam setelah dirilis pada pukul 18.00 hari sebelumnya, ungkap para pakar industri musik.
Merupakan hal yang tidak biasa bagi grup pendatang baru untuk memuncaki tangga lagu dalam waktu kurang dari dua hari setelah perilisan lagu, meskipun posisi tersebut turun ke peringkat keenam pada keesokan paginya. Hingga pukul 10.00 hari Kamis, lagu “I’m Gonna Toesa (feat. Kian84)” dari Soyeon kembali menempati posisi nomor 1.
A2O Lite merupakan grup beranggotakan sembilan orang yang diluncurkan oleh A2O Entertainment, perusahaan yang didirikan oleh Lee setelah ia meninggalkan SM Entertainment. Lee memperkenalkan A2O Lite bersamaan dengan boy group beranggotakan 15 orang, A2O Soul, dalam sebuah acara showcase media di Goyang, dekat Seoul, pada hari Senin.
Ia kembali ke pasar K-pop domestik setelah perjanjian larangan berkompetisi selama tiga tahun berakhir awal tahun ini. Ia menyetujui pembatasan tersebut saat menjual kepemilikan sahamnya di SM Entertainment kepada Hybe pada Februari 2023.
Pencapaian A2O Lite menarik perhatian karena “Neon” menyimpang dari formula kesuksesan yang lazim dalam industri K-pop saat ini.
Karya-karya yang dirilis belakangan ini sering kali berupa lagu berdurasi kurang dari tiga menit yang dirancang untuk tantangan menari di platform video berdurasi pendek, dengan gaya busana yang menonjolkan individualitas setiap anggotanya. Sebaliknya, “Neon” adalah lagu yang relatif panjang, yakni 3 menit 28 detik. Lagu ini menekankan pada koreografi yang sinkron dan tajam, busana panggung yang seragam, nada-nada tinggi, serta jeda tari (dance break)—elemen-elemen yang mengingatkan kita pada generasi awal K-pop.
Lagu ini diproduseri oleh Yoo Young-jin, sosok yang pernah bekerja sama dengan Lee di SM Entertainment dalam menggarap musik untuk berbagai artis, termasuk H.O.T., BoA, TVXQ, Girls’ Generation, SHINee, dan aespa.
Grup ini juga ramai diperbincangkan di dunia maya karena penampilan para anggotanya, yang menghadirkan kesan familier dengan mengingatkan publik pada mantan artis-artis SM Entertainment. Beberapa pengguna berkomentar bahwa Aijing mirip dengan BoA di masa awal debutnya, sementara yang lain membandingkan Oa dengan mantan anggota S.E.S., Eugene, serta mantan anggota Girls’ Generation, Jessica.
A2O Lite terdiri dari anggota multinasional yang berasal dari Korea Selatan, China, Jepang, dan Thailand. (nano)
Tinggalkan Komentar