Gedung Perpustakaan Graha Pustaka Sukoharjo Diresmikan, Ini Pesan Bupati

banner 468x60
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani meresmikan Gedung Perpustakaan Graha Pustaka di Kelurahan Mandan, Selasa (31/3/2026).

Sukoharjonews.com – Gedung Perpustakaan Graha Pustaka Sukoharjo diresmikan oleh Bupati Etik Suryani, Selasa (31/3/2026). Gedung perpustakaan yang representatif dengan sejumlah fasilitasnya tersebut berlokasi di Kelurahan Mandan, Kecamatan Sukoharjo.

Gedung ini dilengkapi berbagai sarana penunjang, seperti akses WiFi, ruang diskusi, ruang referensi akademik, ruang baca yang nyaman, hingga area audio visual dan mini kafe untuk mendukung suasana belajar yang menyenangkan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Etik Suryani mengatakan perpustakaan memiliki peran penting sebagai pusat ilmu pengetahuan, inovasi, dan kreativitas.

“Perpustakaan adalah sumber ilmu pengetahuan, pusat inovasi dan kreativitas, sekaligus wahana memperkuat karakter bangsa melalui literasi. Dulu sempat ada yang berkomentar, di zaman modern kenapa masih membangun perpustakaan. Tapi tidak apa-apa, karena saya ingin anak-anak kita gemar membaca, tidak hanya terpaku pada HP, tetapi juga bisa berinteraksi, berdiskusi, dan belajar bersama di sini,” terangnya.

Sedangkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sukoharjo, Iwan Setiyono, menjelaskan pembangunan Graha Pustaka merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan perpustakaan yang optimal dan sesuai kebutuhan masyarakat di era digital.

Ia merinci, pembangunan gedung ini didukung pembiayaan dari pemerintah pusat dan daerah secara bertahap.

Di antaranya melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025 dengan pagu anggaran Rp10,55 miliar dan realisasi kontrak sebesar Rp8,45 miliar untuk pembangunan gedung, pengadaan perabot, serta koleksi bahan pustaka cetak dan digital.

Selain itu, dukungan juga berasal dari APBD Kabupaten Sukoharjo tahun 2024 sebesar Rp642 juta untuk perencanaan dan studi kelayakan, APBD 2025 sebesar Rp318 juta untuk jasa konsultasi dan penataan, serta APBD 2026 sebesar Rp180 juta guna penyempurnaan fasilitas interior, parkir, dan lanskap.

“Gedung Graha Pustaka kini hadir dengan fasilitas lengkap dan modern, mulai dari ruang koleksi, ruang baca, ruang referensi, ruang diskusi, aula literasi, mini teater audio visual, hingga mini kafe. Semua dirancang untuk mendukung kebutuhan literasi masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, dampak pembangunan gedung baru ini sudah mulai terlihat dari meningkatnya jumlah kunjungan. Jika sebelumnya rata-rata kunjungan hanya sekitar 73 orang per hari, kini meningkat menjadi sekitar 250 pengunjung per hari sejak awal 2026.

Peningkatan tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap fasilitas literasi yang nyaman dan modern. Hal ini juga diharapkan mampu mendongkrak Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) serta tingkat kegemaran membaca di Kabupaten Sukoharjo. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *